Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kendarai Mobil Ugal-Ugalan Hingga Viral di Medsos, Pemuda Mabuk Asal Wonosobo Diringkus Polisi

Pengendara mobil Livina menunjukkan anggur merah saat diamankan petugas kepolisian Polresta Surakarta, Rabu 26 Mei 2021. (Ayosemarang.com/Istimewa)

MURIANEWS, Solo – Polresta Surakarta menangkap seorang pemuda asal Wonosobo bernama David Mahardika (22) usai mengendarai mobil dengan ugal-ugalan di kawasan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Rabu (26/5/2021).

Aksi ugal-ugalan tersebut sempat terekam video warga dan sempat viral di media sosial. Beragam warganet pun memberikan beragam komentar atas apa yang dilakukan pemuda mabuk tersebut.

Dikutip dari Ayosemarang.com, Polisi berhasil mengamankan David Mahardika (22) warga Wonosobo bersama rekannya yang diduga mabuk anggur merah saat mengendarai mobil jenis Nissan Livina AA-1062-UZ warna putih.

“Saat melintas di atas overpass Purwosari, kendaraan sudah kita minta menepi, namun tak mengindahkan. Kendaraan baru bisa kita hentikan di ujung overpass tepatnya depan kantor PLN Solo,” terang Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri melalui Kasat Sabhara, Kompol Sutoyo, Kamis (27/5/2021).

Dia menjelaskan, selain David ada tiga rekannya lagi, yakni dua perempuan dan seorang laki-laki. Saat diminta turun dan digeledah mobilnya, pelaku memberikan keterangan yang berubah-ubah.

“Ngomongnya ngelantur seperti orang mabuk. Ketika dicek, kecurigaan terbukti karena di dalam mobil kita dapati ada satu botol miras jenis Amer (anggur merah). Langsung pemuda ini dan teman-temannya kita bawa ke Kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Sutoyo.

Sutoyo menambahkan, saat ini David masih ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut, adapun tiga rekannya hanya diberikan pengarahan dan pembinaan.

“Untuk pengemudinya, kami limpahkan ke Satnarkoba agar dilakukan tes urine. Ini mengecek apakah yang bersangkutan juga pemakai atau tidak, sedangkan unit mobil kita serahkan ke Lantas,” jelasnya.

Dikonfirmasi, Kasat Lantas Polresta Surakarta, Kompol Adhyitiawarman Gautama Putra menjelaskan, selain mengemudi melebihi kecepatan dengan kondisi mabuk, SIM A milik David juga sudah tak berlaku alias mati.

“Tak hanya itu, knalpot mobil bukan keluaran pabrik, atau istilahnya brong. Jadi kita beri sanksi tilang maksimal ya. Karena kesalahannya banyak, dan cara mengemudinya sangat membahayakan bagi pengendara lainnya. Unit kita sita sementara,”tegas Adhyt.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Ayosemarang.com

Comments
Loading...