Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ketua Komnas HAM RI Siap Kawal Kisruh Penambangan Pasir di Perairan Balong Jepara

Ketua Komnas HAM RI jadi narasumber dalam diskusi di Kampus Unisnu Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Penolakan rencana pengerukan pasir di Perairan Balong Jepara terus digencarkan. Tidak hanya masyarakat lokal, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) HAM pun siap mengawalnya.

Kesiapan pengawalan tersebut  disampaikan langsung oleh Ketua Komnas HAM RI Ahmad Taufan Damanik, usai diskusi terbatas di Kampus Unisnu Jepara, Kamis (27/2021).

Diketahui, dua perusahaan akan mengeksploitasi perairan  Balong adalah PT Bumi Tambang Indonesia (BTI) dan PT Energi Alam Lestari (EAL).

Luas perairan yang akan dikeruk yakni 2.339 hektare oleh PT BTI dan 1.050 hektare oleh PT EAL. Pasir hasil kerukan itu akan digunakan untuk menguruk proyek tol Semarang-Demak.

“Kami siap mengawal ini. Kami sudah biasa mengawal kasus-kasus semacam itu,” kata Taufan.

Taufan menyatakan akan mempelajari rencana tersebut. Pihaknya juga akan mencari informasi-informasi yang berkaitan dengan penambangan pasir itu. Apakah ada indikasi pelanggaran HAM atau tidak.

“Kita baru terima pengaduan. Belum mempelajarinya. Akan kami coba mencari informasi yang lebih lengkap,” ujarnya.

Kepada warga Balong, Taufan berpesan agar mereka bisa membuat pengaduan-pengaduan kepada berbagai lembaga. Sehingga, akan ada semakin banyak pihak yang membantu perjuangan penolakan yang sudah berjalan.

Taufan menyontohkan, lembaga-lembaga yang bisa dituju untuk menyampaikan pengaduan adalah yang konsern dengan isu-isu lingkungan. Masyarakat juga bisa melaporkannya kepada Ombudsman RI.

“Bisa mengajukan pengaduan ke Ombudsman atau pihak lain. Sehingga para pihak lain bisa memberikan rekomendasi,” tutur Taufan.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...