Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polri Terjunkan Tim Medis dari Mabes Bantu Tangani Kasus Corona di Kudus

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memberi keterangan terkait bantuan penanganan kasus Covid-19 di Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Kepolisian ikut turun tangan dalam penanganan lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus. Tim medis dari Pusdokkes serta personel dari Mabes Polri dikerahkan untuk ikut membantu tenaga kesahatan di kabupaten ini.

Hal ini dikatakan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, saat bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudiyanto mengunjungi Kudus, Kamis (27/5/2021). Polri juga membantu soal obat-obatan dan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan.

“Perbantuan Pusdokkes Mabes Polri kami geser ke sini (Kudus). Kasus Covid-19 di Kudus tidak varian baru, masih kasus Covid-19 biasa,” katanya.

Kapolda juga menyatakan, menyatakan pihaknya siap memberi bantuan pada Forkopimda kaitanya untuk penanganan angka Covid-19  di wilayah Kudus.

“Polda Jateng siap bantu dorong tenaga Brimob sesuai kebutuhan untuk Pemkab Kudus. Kami juga akan bantu sebanyak 14 velbed dan tenda bila dibutuhkan dan sesuai permintaan,” terangnya.

Ia menyebut, di Jawa Tengah saat ini memimiliki 1.435 tempat tidur yang siap menampung pasien Covid-19. Dari jumlah tersebut sebanyak 303 tempat tidur sudah terisi pasien Covid-19.

“Artinya masih ada 1.110 tempat tidur,  termasuk di Kudus juga ada 436 tempat tidur isolasi cadangan,” ungkapnya.

Baca: Covid-19 di Kudus Melejit, Pangdam Minta Wisata Religi Sementara Tutup

Sementara Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto menyebut jika kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus sangatlah tinggi. Bahkan per-hari ini mencapai 804 kasus positif Covid-19.

“Kasus ini dipicu pada saat kegiatan Lebaran, yang mungkin melupakan protokol kesehatan. Silaturahmi antarmasyarakat atau keluarga yang terjadi karena sebuah tradisi juga memicu adanya pelonjakan kasus Covid-19,” terangnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...