Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jelang Final, Solskjaer Ingatkan Sejarah MU Menang Dramatis di Liga Champions

Solskjaer mengangkat trophy Liga Champions 1999 setelah melewati pertandingan dramtis melawan Muenchen. (dailymail.co.uk)

MURIANEWS, Gdansk- Banyak cara yang dilakukan Ole Gunnar Solskjaer untuk mengobarkan semangat juang para pemain Manchester United menghadapi final Liga Europa, Kamis (27/5/2021) dinihari nanti. MU akan akan berhadapan dengan Villareal wakil dari Spanyol.

Salah satu yang dilakukan oleh Solskjaer adalah kisah heroik MU di masa lampau, saat meraih gelar Juara Liga Champions, 22 tahun lalu. Saat itu MU berhadapan dengan Bayern Muenchen pada 26 Mei 1999 di Stadion Camp Nou Barcelona.

Sejak menit ke-6 MU sudah tertinggal 0-1 lewat gol Mario Basler. Situasi ini tidak berubah hingga pertandingan memasuki menit ke-90. Ole Solskjaer yang saat itu dikenal sebagai ‘super sub’ baru dimainkan Ferguson pada menit ke-80.

Saat itu, sudah tidak ada lagi yang berani berpikir bahwa MU akan bisa keluar sebagai Juara Liga Champions. Karena mereka tertinggal 0-1 dan waktu sudah mencatat masuk menit ke-90! Namun semangat pantang menyerah pemain-pemain MU memberi hasil diluar dugaan.

Saat official pertandingan memberikan 3 menit waktu tambahan, keajaiban muncul di pertandingan itu untuk MU. Sheringham secara mengejutkan berhasil mencetak gol penyama.

Tidak hanya disitu keajaiban yang muncul untuk MU dalam pertandingan itu. Dua menit sejak gol Sheringham, akhirnya seuatu yang luar biasa terjadi. Ole Gunnar Solskjaer mencetak gol di ujung laga yang berlangsung. Kisah ini bisa jadi telah menjadi cerita besar dalam sejarah MU.

Bukan bermaksud menonjolkan dirinya, Solskjaer mengingatkan hal ini agar para pemain MU yang akan menghadapi Villereal bisa mengadopsi sprit pertandingan saat itu. Pemain MU harus bisa bermain pantang menyerah sampai detik terakhir.

“Apa yang saya pelajari adalah, percayalah pada tim Anda, percayalah pada insting Anda,” kata Solskjaer, yang kini berdiri di posisi yang berbeda di MU, menjelang pertandingan melawan Villareal, Rabu (26/5/2021).

Usai kemenangan heroik MU itu, Solskjaer semakin mendapatkan tempat di hati para pendukung MU. Saat itu ia bahkan sempat mengatakan kepada seorang temannya di Norwegia untuk menonton final ’99 , karena ia meramalkan sesuatu yang besar akan terjadi.

“ Jadi, saya akan memberi tahu tim dan seluruh bagian bahwa mereka mungkin harus memainkan peran besar bagi kami karena itu sudah terjadi sebelumnya. Mereka bisa kecewa dan marah pada saya, tapi bersiaplah saat kau datang. Siapapun yang memulai, nikmatilah karena anda tidak mendapatkan terlalu banyak final dalam hidup,” ujarnya lagi.

Dikatakan oleh Solskjaer, ide untuk membawa spirit ‘Final ‘99’ dalam pertandingan final Liga Europa yang dijalani MU, datang dari Sir Alex Ferguson. Mantan Manajer MU ini kebetulan terbang bersama menuju ke Polandia, untuk menyaksikan pertandingan final ini.

Solskjaer mengaku sangat tersentuh oleh film dokumenter Fergusson, yang menyebutkan kutipan “Never Give In’. Kutipan itu dulu diucapkan oleh Ferguson setelah kemenangan menakjubkan United di Nou Camp pada 1999.

“Dia pria yang spesial. Dia seperti ensiklopedia sepak bola. Saya berhutang sebagian besar karir saya kepadanya dan klub ini, jadi semoga dia menikmati malam ini,” katanya mengakhiri.

Dalam kesempatan yang sama Solskjaer mengkonfirmasi bahwa Kapten United Harry Maguire akan absen dalam pertandingan final mala mini. Maguier masih mengalami cidera ligamen di pergelangan kakinya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: dailymail.co.uk

Comments
Loading...