Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ukiran Wajah 3D Karya Pria di Kudus Sudah Terbang ke Australia Hingga Eropa

Perajin ukir wajah 3D, Heru Suprayitno tengah menyelesaiakan pesanan. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Karya ukir wajah tiga dimensi yang diproduksi pria dari Kudus bernama Heru Suprayitno tak hanya dikenal di kalangan dalam negeri semata. Pesanannya sudah menembus berbagai negara di Eropa.

Karyanya sudah terbang ke Belanda, Denmark, Italia, bahkan juga ke Australia dan negara tetangga Singapura.

Kary aitu bergambar wajah dari masing-masing si pemesan. Menurut Heru, mereka tahu karyanya dari akun Instagram yang dikelola oleh Heru. Yakni di @herusuprayitno123.

Pesanan dari negara Singapura itu datang pada 2019. Ukuran yang dipesan yakni 70 cm x 100 cm. Ukuran tersebut seharga Rp 7 juta.

Perajin ukir wajah 3D, Heru Suprayitno sedang mengukir wajah tokoh di halaman rumahnya, Rabu (26/5/2021). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Pesanan ukir wajah 3D hasil tangan Heru juga menembus negeri Kanguru, Australia pada 2020. Objeknya berupa foto wajah si pemesan. Ukurannya 50 cm x 60 cm seharga Rp 2,5 juta.

“Kemudian yang Belanda itu objeknya ada dua orang. Namanya Jelle dan Heldi. Masnya si Heldi itu menikah dengan orang Jepara. Katanya mau dikirim ke Belanda sebagai hadiah. Waktu itu tahun 2019. COD (cash on delivery),” katanya, Rabu (26/5/2021).

Baca: Dari Ukir Gebyok Pria di Kudus Beralih Ukir Wajah Tiga Dimensi yang Bisa Hasilkan Cuan Menggiurkan

Kemudian, pesanan ke Italia juga merupakan orderan dari keluarga di Italia. Ukuran yang dipesan 50 cm x 60 cm seharga Rp 2,5 juta pada 2019 lalu.

Tak berhenti di situ, pesanan ukir wajah 3D juga menembus ke Denmark pada 2019 silam. Objek yang diukir merupakan si pemesan. Ukurannya 70 cm x 100 cm seharga Rp 3 juta.

“Untuk di tahun 2021 ini belum ada lagi pesanan yang ke luar negeri. Untuk pembuatan saya memang by order. Tidak nyetok. Jadi kalau ada orderan baru buat,” ujarnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...