Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Terlindas Kereta Bangun Karta, Warga Sragen Meninggal Seketika

Relawan dan polisi mengevakuasi jasad Paiman, warga Bangunrejo, Saradan, Karangmalang, Sragen, yang meninggal dunia karena tersambar KA Bangunkarta di wilayah Saradan, Rabu (26/5/2021). (Solopos.com/Moh Khodiq Duhri)

MURIANEWS, Sragen — Nasib nahas dialami Paiman, warga Dukuh Bangunrejo, RT 13, Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Pria 36 tahun tersebut meninggal mengenaskan usai terlindas kereta api Bangun Karta, Rabu (26/5/2021) pagi.

Sukarelawan PMI dan PSC 119 Sukowati yang membantu mengevakuasi korban bahkan mendapati potongan tubuh korban hingga jarak 100 meter. Diduga, tubuh kirban sempat terseret dan terkoyak hingga ratusan meter.

Dikutip Solopos.com, korban terlindas KA penumpang jurusan Surabaya-Jakarta sekitar pukul 08.30 WIB. Tidak ada warga sekitar yang menjadi saksi kejadian itu.

Selain itu, saat kejadian tidak ada identitas yang ditemukan di tubuh korban. Namun, jasad Paiman masih bisa dikenali oleh warga sekitar.

Kades Saradan, Iswanto mengatakan, tubuh korban yang sudah terkoyak menjadi beberapa bagian dievakuasi oleh sukarelawan dari PMI dan PSC 119 Sukowati. Potongan tubuh korban ditemukan tercecer sepanjang sekitar 100 meter.

“Warga kami biasa menyeberang rel KA menuju ladang. Kemungkinan korban tidak tahu ada kereta lewat saat menyeberangi rel sehingga terjadi kecelakaan,” ujar Kades Saradan, Iswanto.

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso, mengatakan berdasar pengakuan keluarga, korban sempat mengalami depresi. Namun, belum diketahui apakah korban berniat bunuh diri atau tidak.

“Jasad korban sudah dibawa ke RSUD Sragen. Keluarga mengakui jika korban sempat alami depresi,” paparnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...