Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Becak dari Jepara Dijual di Barcelona Seharga 300 Euro, Ternyata Begini Ceritanya

Tangkapan layar Clara saat melihat becak dari Jepara di kota El Prat, Barcelona, Spanyol. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Jepara – Becak bagi orang Indonesia, akan terlihat biasa saja. Biasanya, becak mangkal di pasar, terminal hingga stasiun. Lalu bagaimana jika becak asli Indonesia ternyata juga dijual di Barcelona, Spanyol?.

Dan ini memang terjadi. Becak itu merupakan karya anak bangsa dari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Becak-becak itu dijual oleh salah satu toko sepeda di Barcelona dengan harga 300 euro, atau sekitar Rp 5,1 jutaan.

Ini terlihat dari unggahan Channel Youtube Setengah Bule dengan judul “Luar Biasa!!! Becak dari Jepara Sampai Spanyol”.

Video ini pun akhir-akhir ini cukup viral. Setelah diunggah pada 5 April 2021 hingga Rabu (26/5/2021) sudah ditonton sebanyak 184.855 kali, dan mendapat ratusan komentar.

Pasangan Indonesia-bule, Bayu dan Clara yang membuat video itu menyebut, jika mereka tak sengaja menemukan becak itu waktu jalan-jalan ke kota El Prat di Barcelona.

“Ini di kota El Prat, lokasinya tak jauh dari bandara. Kita nemu becak di sini, dan ini becak bukan kayak yang di India, tapi seperti yang di Yogya,” kata Clara dalam video.

Karena penasaran Clara dan Bayu pun mendatangi becak itu, dan ternyata becak itu dijual oleh toko sepeda.

Becak yang bikin pasangan ini terkejut memang benar-benar becak khas Indonesia. Becak itu bewarna kuning dengan logo Kabupaten Jepara dan ada tulisan “Satu Hati”. Becak itu dipajang di depan toko sepeda tersebut.

Mereka juga berbincang dengan pemilik toko, dan akhirnya diketahui cerita bagaimana becak itu bisa sampai ke Spanyol.

”Jadi yang punya ini punya teman di Jepara yang jual mebel. Jepara kan terkenal dengan kayu-kayu. Ada toko yang memasangnya (becak) untuk dekorasi, sehingga tertarik untuk mendatangkanya ke Spanyol,” ujar Clara.

Pemilik toko membeli tujuh sepeda dari Jepara dengan harga sekitar 700 euro. Meski demikian, biaya yang dikeluarkan untuk mengirim ketujuh becak itu ke Spanyol lebih mahal, namun tak dijelaskan berapa.

Dari tujuh becak itu, empat di antaranya telah terjual secara online. “Ada yang dikirim ke Prancis, satu ke Italia, beberapa di sini (Spanyol). Dan sekarang tinggal tiga,” terangnya.

Becak-becak itu dijual dengan harga 300 euro atau sekitar Rp 5,1 juta. Harga itu disebutnya telah diturunkan.

Ia juga menceritakan, pemilik toko pernah meminta izin ke pemerintah daerah setempat untuk memasang motor di becak itu, dan menjadikannya kendaraan wisata bagi turis ke pantai. Namun tak diizinkan oleh pemerintah setempat.

“Aku enggak punya space di rumah, kalau punya pasti keren banget (untuk dekorasi),” aku Clara.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...