Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Geger! Remaja Putri dan Dua Lelaki di Jepara Digropyok Warga

Pelaku diduga melakukan perbuatan tidak senonoh usai dimintai keterangan di Polsek Pakis Aji, Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Jagat maya di Kabupaten Jepara digemparkan dengan vide yang berisi tiga remaja yang terdiri dari dua orang lelaki dan seorang perempuan diarak warga. Mereka diduga ketahuan sedang berpacaran di dalam rumah milik perempuan.

Dalam video itu, terekam seorang perempuan yang masih mengenakan seragam SMA lengkap dengan hijab dan seorang laki-laki dengan seragam yang sama, serta seorang lelaki lain mengenakan pakaian kaus hijau bercelana biru dongker pendek, digiring warga keluar dari rumah.

Puluhan warga yang datang menghujani hujatan dan olokan kepada mereka.

Saat dikonfirmasi MURIANEWS, Kapolsek Pakis Aji Iptu Budi, membenarkan kejadian tersebut. Tepatnya di Desa Bulungan. Peristiwa tersebut terjadi siang hari tadi, Selasa (25/5/ 2021).

“Iya, benar. Tadi siang ada pengamanan tindakan itu. Memang mereka masih sekolah,” terang Iptu Budi.

Tangkapan layar warga saat menggerebek tiga remaja di Jepara. (MURIANEWS/Istimewa)

Namun begitu, pihaknya tidak memberikan penjelasan detail terkait alamat pelaku. Sebab mereka masih tergolong anak di bawah umur.

Ditanya terkait kronologi, Iptu Budi mengaku tidak mengetahui persis kejadiannya seperti apa. Sebab, peristiwa tersebut diselesaikan di tingkat RT setempat.

“Persisnya saya kurang tahu. Tapi info dari anggota saya, mereka belum berbuat (mesum, red),” imbuh dia.

Setelah dimintai keterangan, ujar Iptu Budi, mereka bertiga dan keluarga telah bersepakat untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Sehingga tidak diproses lebih lanjut olehnya.

“Sudah clear di RT. Tadi cuman laporan ke kantor (Polsek Pakis Aji, red). Keluarga sudah bermusyawarah,” jelas Iptu Budi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...