Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dua Begal Ojol di Tugu Tani Jakpus Diringkus Polisi, Diancam 12 Tahun Penjara

Polisi mengamankan pelaku begal di Tugu Tani Jakpus. (Rakha Arlyanto/detikcom)

MURIANEWS, Jakarta – Kasus pembegalan yang menimpa seorang driver ojek online (ojol) berinisial WT Jumat (7/5/2021) di sekitar Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat berhasil diungkap petugas.

Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) bahkan mengamankan dua pelaku begal beserta barang bukti. Dua begal tersebut diketahui berbama M (26) dan ASY (20).

Wakapolres Jakpus Setyo Koes Hariyanto menjelaskan, dua begal tersebut memiliki peranan yang berbeda. Untuk pelaku M (26) berperan sebagai driver yang mengendarai sepeda motor PCX.

“Dia sebagai driver-nya; dan yang kedua adalah Saudara ASY (20), tidak kerja, perannya adalah eksekutor,” kata Wakapolres seperti dikutip Detik.com, Selasa (25/5/2021).

Setyo menjelaskan kejadian bermula saat Jumat (7/5/2021) dini hari sekitar pukul 02.50 WIB, seorang ojol berinisial WT, setelah mengantar istrinya, melewati Tugu Tani dan berhenti di lampu merah.

Lalu ada dua pengendara sepeda motor mendekatinya dan langsung mengacungkan celurit ke arahnya.

Awalnya WT tidak menyadari bahwa kedua orang pelaku adalah begal. Dia pun tidak merasa cemas ataupun melarikan diri.

“Seketika itu dia diacungi celurit dan dipaksa untuk menyerahkan sepeda motornya itu. Jadi karena sifatnya mendadak dan kaget takut dia merelakan sepeda motornya tersebut,” kata Setyo.

Dari pembegalan tersebut, diketahui sepeda motor beserta handphone milik korban raib dibawa kedua pelaku. Kerugian berkisar Rp 30 juta.

“Kerugian jelas satu sepeda motor Yamaha Nmax dan yang kedua satu unit merek Xiaomi warna gold, jadi total kerugian sekitar Rp 30.900.000,” terang Setyo.

Kedua pelaku kini sudah ditahan di Polres Jakpus dan dikenai Pasal 365 Ayat 2 KUHP tentang Kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...