Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD dan RS Mardi Rahayu Kudus Mulai Sesak, Sempat Terjadi Antrean di IGD

Petugas medis tampak sibuk menyediakan kasur rawat untuk pasien isolasi Covid-19 di IGD RSUD Loekmono Hadi Kudus, Selasa (25/5/2021). (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Ruang isolasi pasien Covid-19 milik dua rumah sakit (RS) lini satu dan dua penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus mulai sesak. Hal ini menyusul melambungnya kasus konfirmasi di Kota Kretek sejak beberapa pekan ini.

Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi yang merupakan rumah sakit rujukan lini pertama saja, kini sudah terisi 124 pasien dari total kapasitas yang tersedia sebanyak 138 tempat tidur isolasi.

Tak berhenti di situ, penumpukan pasien yang akan dirawat maupun diperiksa dengan status umum dan positif Covid-19 juga tengah terjadi di IGD rumah sakit tersebut.

RSUD Kudus sendiri, sempat menutup sejumlah ruang isolasinya sebelum libur Lebaran beberapa waktu lalu. Kemudian setelah Lebaran, mereka membukanya kembali karena lonjakan kasus.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Kudus Sugiarto menyampaikan, RSUD mulai membuka ruang isolasi Anggrek 1, dan melati 2 untuk menampung pasien suspek dan positif Covid-19.

“(Ruang) Melati dua kami buka kembali semalam untuk mengakomodir pasien di IGD yang mengantre, namun sampai saat ini sudah penuh kembali. Jadi IGD penuh, Melati dua juga sudah penuh pasien lagi,” katanya, Selasa (25/5/2021).

Untuk menanggulangi lonjakan kasus ini, pihaknya pun kini tengah berupaya untuk mengaktifkan kembali Ruangan Cempaka Tiga dengan kapasitas 22 tempat tidur. Namun, pihak RSUD harus melengkapi sarana dan prasaranannya terlebih dahulu.

“Karena sarpras di sana kami alihkan di Melati dua yang kini penuh dengan pasien, kami juga harus memanajemen sumber daya kami,” jelas dia.

Baca: Ledakan Kasus Covid-19 di Kudus: Pasien Tak Tertib Isolasi Mandiri Ditengarai Jadi Salah Satu Biangnya

Kondisi yang hampir sama tejadi di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus yang merupakan rumah sakit rujukan lini dua penanganan Covid-19 di Kudus. Rumah sakit ini juga mengalami keterisian  hampir seratus persen.

Dari 86 tempat tidur isolasi, kini sudah terisi 81 pasien. Jumlah tersebut sempat menurun karena adanya pasien pulang dan meninggal, namun tak bertahan lama karena jumlah pasien yang masuk juga sepadan.

“Tadi pagi 81 kasus, Senin malam full, ini bisa saja berubah kembali karena kami belum mengecek apakah ada pasien IGD yang antre untuk masuk isolasi,” ucap Direktur Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Pujianto.

Baca: Lonjakan Corona di Kudus Jadi Perhatian Pemprov, Rumah Sakit Daerah Sekitar Disiagakan

Yang menjadi kendala, sambung dia, adalah regulasi pembedaan pasien suspek dan positif serta pria dan wanita. Sehingga agak sedikit susah untuk mengisi keterisian tempat tidur isolasi dengan maksimal.

“Ini bisa dibilang kondisi yang penuh, 26 tempat tidur IGD juga penuh kemarin malam, ya pasien umum, ya pasien Covid-19, kami sampai terapkan sistem buka tutup,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...