Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cemburu Istri Dipijat Dukun Laki-Laki, Warga Banyuwangi Bacok Istri Pakai Golok

Petugas menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku untuk menganiaya sang istri. (Beritajatim.com)

MURIANEWS, Banyuwangi – Seorang istri bernama Istikoma (36) warga Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi menjadi korban penganiayaan suaminya sendiri, Madi (38).

Gara-garanya sang suami terbakar api cemburu saat ia dipijat oleh dukun pijat laku-laki di rumahnya. Akibatnya, korban harus mendapat perawatan intensif setelah mendapat luka bacok.

“Habis itu, istri saya mandi di sungai. Setelah pulang mandi kemudian saya pukul. Setelah sampai rumah saya makan, terlintas ada golok, lalu saya bacok berkali-kali,” katanya seperti dikutip dari beritajatim.com , Selasa (25/5/2021).

Akibat pemukulan tersebut, pria asal Kecamatan Banyu Lenyir, Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan langsung diringkus Polsek Singojuruh.

Kepada polisi, pelaku juga mengakui penganiayaan tersebut bukan yang pertama kali terjadi. “Bukan karena itu saja, sebelumnya saya juga sering melakukan pemukulan pada istri saya,” sambungnya.

Sementara, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin mengatakan, pelaku yang menikah secara siri dengan korban tersebut diketahui sikapnya temperamen.

“Jadi istrinya ini menderita luka akibat benda tajam karena dibacok dengan parang atau buding berkali-kali, sehingga mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Ada di bagian tengkuk, bagian pinggul,” katanya.

Ia melanjutkan, berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) telah mengamankan sejumlah barang bukti.

“Kita amankan beberapa barang bukti, ada bekas pakaian korban yang masih ada bercak darah dan rambut serta sebilah parang,” sambungnya.

Akibat perbuatan tersebut, pelaku dijerat Pasal 351 Ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun, junto Pasal 2 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Beritajatim.com

Comments
Loading...