Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dibanderol Mulai Rp 4,5 Miliar, Laksana Rilis Bus Listrik Hasil Kolaborasi BYD-Bakrie Autoparts


Bus listrik Laksana. (Detik.com/YouTube Laksana Bus)

MURIANEWS, Semarang – Perusahaan karoseri asal Semarang, Laksana kembali menunjukkan tajinya di dunia otomotif. Buktinya, belum lama ini, mereka merilis sebuah bus listrik hasil kolaborasi dengan BYD dan Bakrie Autoparts.

Tak tanggung-tanggung, bus listrik berukuran medium ini pun sudah bisa dipesan konsumen. Bagi Anda yang berminat, harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 4,5 miliar.

Dikutip Detik.com, perusahaan karoseri, Laksana, belum lama ini juga memamerkan sebuah bus listrik bernama E-Cityline3. Bus ini menggunakan sasis dan powertrain BYD, dan kemungkinan besar akan dijadikan sebagai armada bus listrik Transjakarta.

Communication Manager Laksana, Candra Dewi menjelaskan, bus listrik Laksana sudah bisa dipesan, dengan waktu tunggu sekitar 3 bulan.

“Untuk harga OTR-nya, range Rp 4,5 miliar-Rp 6 miliar. Itu termasuk bodi (interior, AC, jok) dan sasis,” kata Dewi, Senin (24/5/2021).

Sebagai informasi, bus listrik Laksana kolaborasi dengan BYD ini mengusung kelir warna putih dengan tulisan ‘hijau untuk negeri’. Kemudian di bagian kaca ada logo BYD dan Bakrie Autoparts selaku distributor BYD di Indonesia. Mempermanis desain, di bagian atas kaca depan disematkan emblem ‘electric bus‘.

Bus listrik Laksana (Detik.com/YouTube Laksana Bus)

Dalam penjelasan di video kanal YouTube Laksana Bus pada 8 Februari, pihak karoseri Laksana mengklaim jika bus ini memberikan karakter desain yang modern dan futuristik. Selain itu telah menggunakan rangka berbahan high strength stainless steel dan juga material composite yang ringan.

“Penggunaan material-material yang light weight ini tentu saja akan menghasilkan biaya operasional yang lebih rendah dan rangka yang digunakan high strength stainless steel memiliki karakter yang kuat dan tidak kalah ringan dengan rangka aluminium dengan biaya yang lebih efisien,” sebut Laksana.

Bus ini juga sudah menggunakan suspensi udara, sehingga ketinggian dek bisa diatur sesuai kebutuhan. Laksana mengatakan jika bodi bus listrik ini bisa dipakai selama lebih dari 15 tahun.

Kemudian geser ke bagian interior, bus listrik ini sudah dilengkapi kamera CCTV. Dan pada bagian joknya menggunakan warna biru, lengkap dengan logo Transjakarta.

Selanjutnya di bagian kaca depan dan kaca samping juga terdapat papan informasi LED bertuliskan Transjakarta, kode bus, serta nomor kontak call center Transjakarta.

Transjakarta memang berencana menggunakan bus listrik sebagai salah satu armadanya. Diketahui Transjakarta telah menguji coba beberapa merek bus listrik seperti BYD dan Kiger.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...