Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ledakan Kasus Covid-19 di Kudus: Pasien Tak Tertib Isolasi Mandiri Ditengarai Jadi Salah Satu Biangnya

Seorang pasien Covid-19 tengah menjalani perawatan di RSUD Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus mendapat perhatian serius dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait lonjakan kasus Covid-19 yang sangat pesat.

Hingga Selasa (25/5/2021) pagi ini, jumlah pasien aktif Covid-19 yang ada di Kabupaten Kudus sudah ada sebanyak 569 pasien, dari total kasus konfirmasi sebanyak 6.652 kasus.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus sendiri, menengarai kasus isolasi mandiri yang tak disiplin jadi salah satu biangnya. Selain itu, penurunan kepatuhan masyarakat Kudus akan penerapan protokol kesehatan (prokes) jadi salah satu penyebab.

Walau demikian, pihak DKK akan mencoba membuat kajian dan berupaya menemukan penyebab kasus Covid-19 di Kudus kian merangkak naik.

“Ada kemungkinan pasien-pasien isolasi mandiri tak tertib menjalankan isman (isolasi mandiri), karena sekelas Satgas terkecil yakni Jogo Tonggo pun tentu tidak bisa memonitoring sampai 24 jam dan sampai dalam rumahnya,” kata Kepala DKK Kudus Badai Ismoyo, Selasa (25/5/2021).

Oleh karena itu, pihak DKK akan mencoba menempatkan pasien-pasien isolasi mandiri di tempat isolasi terpusat. Sehingga benar-benar bisa terpantau dengan baik.

“Kami siapkan dua tempat, yakni di Rusunawa dan Akbid Kudus,” kata dia.

Baca: Melambung Lagi, Malam Ini Corona di Kudus Tambah 121 Orang, Total Kasus Aktif Jadi 569 Pasien

Untuk Rusunawa, akan disiapkan guna mengisolasi pasien positif tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Sementara untuk Akbid Kudus, akan diisi pasien-pasien yang bergejala ringan.

“Di Rusunawa sudah ada sekitar 20 orang, itu akan kami maksimalkan untuk menampung pasien Covid-19 yang OTG,” jelasnya.

DKK, tambah Badai, juga akan menyelediki kemungkinan lonjakan kasus akibat banyaknya pemudik yang masuk Kota Kretek. Walau memang, banyak pemudik yang menggunakan surat rapid antigen untuk perjalanan.

Baca: Lonjakan Corona di Kudus Jadi Perhatian Pemprov, Rumah Sakit Daerah Sekitar Disiagakan

Untuk diketahui, jumlah total konfirmasi warga Kudus yang terkonfirmasi Covid-19 adalah sebanyak 6.652 kasus. Jumlah pasien aktif, berada di angka 569 orang. Kemudian pasien meninggal ada sebanyak 573 orang, dan jumlah pasien sembuh ada sebanyak 5.510 orang.

Selain itu, juga masih ada sebanyak 5.386 kontak erat yang masih dipantau, 237 pasien suspek, dan 84 pasien probable meninggal dunia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...