Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bupati Sragen dan Demak Resmi Dilantik, Begini Pesan Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melantik Bupati dan Wakil Bupati Sragen dan Demak di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (24/5/2021). (Istimewa/Diskominfo Jateng)

MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo melantik dua pasangan bupati dan wakil bupati (Wabup) terpilih di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin (24/5/2021).

Dua bupati tersebut adalah Bupati dan Wabup  Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati – Suroto serta Bupati dan Wabup Demak Eistianah dan KH Ali Mahksun.

Dalam pelantikan tersebut, kedua bupati dan wabup terpilih diharapkan bisa bekerja keras untuk mewaspadai penyebaran varian baru Covid-19, B1617.2.

“Ingat varian baru di Cilacap sudah muncul. Jangan sampai menyebar! Kita minta dilakukan pengetatan, termasuk penyelenggaran event. Kalau bisa dengan protokol kesehatan dan dikontrol, izinkan. Kalau enggak bisa ya bubarkan,” pesan Ganjar seperti dikutip Solopos.com.

Ganjar juga meminta kepala daerah untuk lebih memperbanyak tempat isolasi terpusat. Terutama di rumah sakit yang menjadi rujukan perawatan pasien Covid-19.

“BOR (bed occupancy rate) disiapkan dengan rasio yang bagus. Tempat isolasi yang kemarin sudah ditutup, dibuka lagi. Kita juga harus antisipasi pasien yang isolasi mandiri,” terang Ganjar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati siap untuk mewaspadai penyebaran tersebut. Pihaknya pun berjanji akan mulai memikirkan langkah strategis pengembangan ekonomi.

“Untuk kegiatan pemulihan ekonomi, kami berencana menganggarkan bantuan modal usaha dan pelatihan bagi UMKM. Baik untuk startup atau UMKM yang sudah terdaftar di database kami,” lanjut Yuni.

Sementara itu, Bupati Demak Eistianah mengatakan akan bekerja untuk kesejahteraan masyarakat. Karena dia sudah dipilih masyarakat dan harus mewakili masyarakat.

Menurutnya, selama 100 hari mendatang pihaknya akan fokus menjalankan visi misi yang telah dicanangkan.

“Kami akan menjadikan Demak bermartabat, maju, dan sejahtera. Kami juga akan menjalankan program pokok sembari transisi,” ujar Eisti, sapaan akrab Eistianah Tribun Jateng.

Dia menambahkan masa transisi akan ia gunakan untuk penyesuaian. Dalam proses tersebut, pihaknya akan melanjutkan pembangunan yang sudah bagus. Juga memperbaiki apa yang dinilai kurang.

Orang nomor satu di Kabupaten Demak itu juga menyatakan pihaknya akan memperhatikan protokol kesehatan. Apalagi, sesuai kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kasus Covid-19 mengalami kenaikan pasca lebaran meski tidak melonjakn.

Bahkan, terkhusus di Jawa Tengah, kasus Covid-19 varian baru sudah ada di Cilacap. “Mohon prokesnya dipatuhi,” tandasnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com, Tribunjateng.com

Comments
Loading...