Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Guardiola Menangis, Ratapi Kepergian Aguero dari Manchester City

Pep Guardiola menangis saat menyampaikan pidato perpisahan Sergio Aguero. (manchestereveningnews.co.uk/Dave Thompson – Pool / Getty Images))

MURIANEWS, Manchester- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola harus segera meminggirkan nama Sergio Aguero dalam tugas-tugasnya melatih tim. Secara resmi Aguero sudah menyampaikan pidato perpisahan dengan klub yang mengharumkan namanya ini.

Usai menang dari Everton 4-2, Minggu (24/5/2021) dinihari, Manchester City menggelar pesta juara mereka. Moment ini juga memberikan kesempatan bagi Sergio Aguero untuk menyampaikan salam perpisahannya dengan klub.

Meski masih menjadi spekulasi tentang masa depannya, Aguero dipastikan meninggalkan City pada musim ini. Pertandingan final Liga Champions di Stadion Do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/5) dinihari WIB, akan menjadi laga terakhir Aguero bersama Citizen. Sebelumnya pemain Argentina ini sudah satu dekade membela City.

Meski masih berupa spekulasi, ESPN seperti dilansir Manchestereveningnews.co.uk menyebut Barcelona akan menjadi klub Aguero berikutnya. Usai final Champions di Porto, pemain berusia 32 tahun dikabarkan akan tiba di Barcelona, meski harus menurunkan angka gaji yang diterimanya.

Aguero juga masih belum memberikan kepastian mengenai hal ini. Saat ini dirinya baru ingin memfokuskan diri untuk pertandingan terakhir bersama City di Porto. Setelah pertandingan melawan Chelsea itu, dirinya mengaku baru akan menyampaikan keputusannya.

“Sungguh aneh. Saya akan merindukan rekan satu tim dan fans. Ketika saya pertama kali mendapatkan bola, saya mendengar banyak orang menyebut nama saya, dan itu membuat saya lebih percaya diri,” ujar Aguero dalam wawancaranya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada fans Manchester City dan rekan-rekan saya, karena mereka telah membantu saya selama ini, setiap hari, baik di lapangan maupun pertandingan, ” tambahnya lagi.

“Masih ada waktu dua pekan lagi, dan selanjutnya saya akan memutuskan apa yang akan dilakukan berikutnya. Saya akan menyampaikan salam perpisahan kepada fans, dan bersiap menghadapi final (UCL),” ungkapnya pada kesempatan itu.

“Menurut saya, saya merasa hati dan tubuh saya sedang bagus, dan mungkin saya masih bisa memperlihatkan permainan terbaik di kompetisi Eropa untuk dua tahun ke depan, dan selanjutnya saya ingin bersantai,” tuturnya menyinggung soal masa depannya.

Dalam moment penganugerahan gelar juara dan sekaligus perpisahan tersebut, Pep Guardiola terlihat sangat emosional. Pelatih asal Spanyol ini terlihat tak bisa menahan air matanya, karena dua moment sekaligus yang dihadapinya.

Pertama timnya berhasil kembali menjadi juara Liga Inggris. Namun di sisi lainnya dia harus melepas kepergian pemain kesayangannya, Sergio Aguero. Bersama pemain asal Argentina ini, Pep memang mendapatkan beberapa gelar juara.

“Kami sangat mencintainya. Dia orang yang special bagi kami semua. Kami tidak bisa menggantikannya,” ujar Guardiola.

Beberapa pemain Manchester City juga memberikan kesan luar biasa untuk Aguero. Kyle Walker menyebut Aguero layak mendapatkan penghormatan setelah apa yang dilakukannya di Manchester City.

“Dia datang dan melakukan apa yang dia lakukan. Melakukan untuk klub, Liga Premier dan sepak bola Inggris. Itu adalah penghargaan untuk dirinya sendiri. Setiap hari dia berlatih dan bekerja keras, dan kita semua melihat hasilnya di lapangan. Ini hari yang emosional bagi kami semua, ketika melihatnta pergi,” ujar Kyle Walker sendu.

Pemain City lainnya, Phil Foden menyatakan sangat bangga bisa bermain dengan Aguero. Pertama kali datang ke Manchester City, Foden mengaku saat itu dirinya masih menjadi Ball-Boy. Saat itu Aguero mencetak banyak gol dan semua tau apa artinya hal itu bagi para pendukung Manchester City.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Manchestereveningnews.co.uk

Comments
Loading...