Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kalah Dari Tottenham Hotspur, Pemain Leichester ‘Dikuliti’ Para Pendukung Chelsea

Danirl Amarthey, jadi bulan-bulanan. (Transfermarkt.com)

MURIANEWS, London- Masih ingat dengan pemain Leichester City, Daniel Amartey, yang membuat ulah usai timnya menang di final Piala FA Inggris? Nah, pemain ini menjadi ‘bulan-bulanan’ karena ‘dikuliti’ di media sosial, sejak Senin (24/5/2021) dinihari WIB tadi.

Pendukung Chelsea mengirimkan pesan brutal melalui media sosisal, kepada pemain ini. Hal ini bisa saja semakin membuatnya kesal, lantaran Leichester City pada akhirnya gagal meraih tiket Liga Champions untuk musim depan. Posisi Leichester diterjang Chelsea, karena kekalahan yang mereka derita dari Tonttenham Hotspur.

Serangan pesan brutal terhadap Daniel Amartey terjadi berkenaan dengan tingkahnya belum lama ini di media sosial. Saat itu, usai berhasil meraih gelar Piala FA di Wembley debgan mengalahkan Chelsea 2-1, ia membuat konten video yang menyinggung para pendukung Chelsea.

Saat itu Amartey membuat video di ruang ganti pemain, saat merayakan gelar juara mereka. Amartey saat itu memegang pandle Chelsea, yang dalam sebuah gerakan lalu dibuangnya ke arah belakang.

Tangkapan layar (twitter.com)

Video ini kemudian mendapatkan ketersinggungan dari para pendukung Chelsea, setelah diunggah di akun twitter Amartey. Saat itu serangan dari pendukung Chelsea sudah bermunculan, dan berujung permintaan maaf.

Namun kejengkelan para pendukung Chelsea, kembali dilampiaskan saat mengetahui, klub kesayangannya berhasil mengungguli Leichester di klasemen akhir, sekaligus berhak atas satu tiket Liga Champions musim depan. Balas dendam tampaknya dilakukan para pendukung Chelsea, mendapati moment ini.

“Semoga mereka (Leichester City dan Amartey) menikmati Braga (klub kecil Swedia) di laga tandang musim depan (Liga Ueropa),” demikian ejek salah satu penggemar Chelsea.

Selain video ‘menyakitkan’, para pendukung Chelsea juga mengungkit-ungkit masalah pertengkaran yang dilakukan Amartey di tengah lapangan dalam final Pial FA. Amartey yang saat itu sudah di bangku cadangan tiba-tiba mendatangi Thiago Silva, dan melakukan gerakan konfrontasi.

Pelatih Chelsea , Thomas Tuchel sendiri menegaskan, soal ini timnya tidak membutuhkan motivasi tambahan. Tuchel tidak suka mempersoalkan lagi hal ini. Karena hal itu justru akan membuang energi dan menimbulkan dendam berkepanjangan.

“Saya tidak [mau] membicarakannya. Saya tahu ada kejadian itu, tapi saya tidak membicarakannya sebelum pertandingan atau dalam pertemuan apa pun,” kata Tuchel mencoba untuk tidak terpancing situasi.

“Para pemain sangat sadar. Tetapi saya tidak terlalu menyukai hal-hal ini, karena terkadang hal itu dapat membuat Anda terlalu banyak mengeluarkan energi dan perasaan balas dendam. Saya tidak suka ini sama sekali,” tegasnya.

Tuchel menyatakan, lebih baik timnya melakukan apa yang bisa membuat bisa bermain di level tertinggi. Saat ini timnya butuh fokus dan energi untuk menghadapi pertandingan penting di Liga Champions.

“Kami akan melakukan apa yang kami lakukan dan itu bermain sepak bola di level tertinggi. Kami membutuhkan energi dan rasa lapar dan itu membuat kami tim yang sulit untuk dimainkan. Dan tidak ada lagi yang bisa saya katakan tentang itu,” ujarnya mencoba untuk tidak ikut campur.

 

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: football.london

Comments
Loading...