Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Datangi Halalbihalal PAC PDIP, Plt Camat Sukoharjo Dicopot

Unggahan berisi foto dan video terkait acara halalbihalal PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo yang dihadiri camat dan lurah.(Twitter @Resty7321

MURIANEWS, Sukoharjo – Plt Camat Sukoharjo, Havid Danang Purnomo dicopot dari jabatannya karena menghadiri halalbihalal PAC PDIP kecamatan setempat.

Saat ini posisi camat dibiarkan kosong. Sementara Havid dikembalikan ke posisi semula sebagai Lurah Gayam

Sanksi tersebut diberikan lantaran Havid dinilai tidak mematuhi surat edaran (SE) Bupati Sukoharjo yang berisi panduan kegiatan ibadah selama Bulan Puasa dan Lebaran guna menekan penyebaran Covid-19.

Video acara halalbihalal yang digelar PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo dihadiri camat dan lurah se-Sukoharjo viral di media sosial (medsos) selama beberapa hari terakhir.

Seorang biduan wanita berpakaian minim terlihat menghibur para tamu undangan saat menyantap hidangan pada acara halalbihalal PAC PDIP Sukoharjo itu.

Padahal, SE Bupati Sukoharjo sudah diimbai agar masyarakat tidak menggelar halalbihalal yang berisiko terjadi penularan Covid-19. Pencopotan jabatan camat itu sebagai wujud ketegasan pemerintah dalam menegakkan regulasi terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Plt Camat Sukoharjo disorot berbagai kalangan masyarakat dan melanggar SE Bupati terkait pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19. Kami mengambil langkah tegas dengan mencopot dari jabatannya,” kata Bupati Sukoharjo, Etik Suryani seperti dikutip Solopos.com, Senin (24/5/2021).

Saat ini, kegiatan halalbihalal yang memicu kontroversi itu tengah diusut Inspektorat Sukoharjo. Etik menyerahkan pengusutan masalah tersebut kepada Inspektorat Sukoharjo.

Sebelumnya, Etik telah memanggil Havid setelah video halalbihalal PAC PDIP Sukoharjo yang dihadiri Havid menjadi viral. Etik menegur Havid lantaran dianggap tidak menaati aturan terkait pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19.

Etik meminta agar para aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sukoharjo menjadi suri teladan dalam menjalankan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penularan Covid-19. “Para ASN harus disiplin mematuhi aturan pemerintah. Saya berharap tak ada lagi kasus serupa di Kabupaten Jamu,” ujarnya.

Wakil Bupati Sukoharjo, Agus Santosa, menyatakan posisi Havid dikembalikan menjadi Lurah Gayam. Untuk sementara jabatan Camat Sukoharjo kosong.

Saat ini, masih dalam tahap seleksi pengisian jabatan camat. Agus meminta kasus kontoversi halalbihalal PAC PDIP Sukoharjo menjadi pelajaran seluruh pihak agar lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Terpisah, Inspektur Sukoharjo, Djoko Poernomo, mengatakan telah memeriksa lima ASN yang menghadiri acara halalbihalal bersama Havid. Kelima ASN itu meliputi mantan Plt Camat Sukoharjo dan empat lurah. Tak menutup kemungkinan, jumlah saksi yang diperiksa bertambah.

Pria yang akrab disapa Ipung ini menyampaikan belum bisa memastikan apakah para ASN yang menghadiri acara halalbihalal itu melanggar kode etik atau tidak.

“Kami masih menghimpun keterangan dari para ASN yang diperiksa. Kami juga akan menyinkronkan keterangan para ASN dengan pihak lain,” katanya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...