Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Harga Tiket Bus Masih Tinggi, Warga Jepara Tetap Kembali ke Perantauan

Bus AKAP melintas di jalanan Kabupaten Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pekan pertama setelah Kupatan, arus balik dari Kabupaten Jepara sudah mulai ramai. Padahal, harga tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) masih terbilang tinggi.

Budi, salah satu perantau asal Kecamatan Bangsri, mengaku sudah berangkat dua hari lalu dengan tujuan Bekasi. Sebelum Lebaran, ia memang sudah lama bekerja di Bekasi.

Ditanya soal harga tiket, Budi menyebut harga satu kursi masih Rp 460 ribu. Harga tersebut terbilang telah turun dari harga mendekati Lebaran kemarin.

Rata-rata, harga tiket waktu itu mencapai Rp 600 ribu. Padahal, saat hari-hari biasa, harganya hanya Rp 220 ribu. “Kemarin pas saya berangkat penumpangnya full,” kata Budi, Senin (24/5/2021).

Budi mengaku tidak diharuskan menunjukkan surat hasil rapid test dalam perjalanan tersebut. Menurutnya, pelaku perjalanan yang wajib menyetor surat rapid test adalah mereka yang menggunakan moda transportasi kereta atau pesawat terbang.

“Aman. Kalau bus pasti aman. Tapi kalau pesawat atau kereta api itu pakai surat rapid tes,” jelas dia.

Terpisah, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Jepara, Samsul Arifin, memantau sudah mulai banyak armada bus AKAP yang mengangkut penumpang dari Kota Ukir.

Tidak hanya ke Ibu Kota Jakarta, hampir semua jalur armada ke berbagai daerah juga sudah banyak yang beroperasi. Namun, jumlahnya masih tak lebih dari 50 persen dari jumlah armada yang biasanya beroperasi.

“(Penumpang, red) Belum bisa full 100 persen. Paling banyak tetap tujuannya ke Jakarta,” ujar Samsul.

Terkait harga tiket, Samsul menyebut masih berada di angka Rp 400 ribuan. Itu untuk harga tiket kelas khusus atau VIP.

Samsul menegaskan, surat hasil rapid tes tetap menjadi kewajiban bagi semua penumpang. Informasi itu sudah diketahui semua perusahaan otobus yang memiliki trayek dari Jepara.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...