Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Satu Santri di Kendal Positif Covid saat Kembali ke Pondok, 1.000 Santri Langsung Dirapid

Salah satu santri asal Kendal yang hendak kembali ke pondok pesantren di Jawa Timur menjalani rapid tes antigen Minggu 23 Mei 2021 di halaman Stadion Utama Kebondalem. (edi prayitno/kontributor kendal)

MURIANEWS, Kendal – Seorang santri di Kendal terkonfirmasi positif Covid-19 saat hendak Kembali ke pondok pedantren. Hasil itu diketahui setelah pihak Dinas Kesehatan setempat melakukan rapid test antigen kepada 360 santri, selama dua hari kemarin.

Atas hasil itu, Dinkes Kendal sudah melakukan rapid antigen yang akan menyasar 1.000 santri lagi.  Rapid tes antigen ini dilakuan untuk mengetahui kesehatan santri sebelum kembali ke pondok untuk belajar.

Kepala Dinkes Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, bagi santri santri yang terpapar terpapar virus corona tetap akan diberangkatkan ke pondok pesantren tujuan dengan perlakuan yang lebih khusus.

“Mereka akan diberangkatkan menggunakan armada bus khusus agar tidak bercampur dengan santri lain. Sesampainya di pondok tujuan petugas akan menyampaikan kondisi santri kepada satgas covid-19 pondok  untuk melakukan isolasi santri tersebut,” katanya.

“Selanjutnya kebutuhan santri selama menjalani isolasi di dalam pondok  menjadi tanggungjawab pihak pengurus pondok pesantren,” tambahnya saat memantau pelaksanaan rapid tes antigen seperti dikutip Ayosemarang.com, Minggu (23/5/2021).

Selama dua hari pelaksanaan sudah 360 santri yang akan berangkat belajar ke dua pesantren di luar Kabupaten Kendal menjalani rapid test antigen gratis yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kendal. Yakni Ponpes Modern Darussalam Gontor Jawa Timur dan Ponpes Lirboyo Kediri.

“Sebanyak 33 santri Ponpes Modern Darussalam Gontor di rapid test antigen, Sabtu 22 Mei  2021 dan hasilnya semua negatif Covid-19. Mereka dijadwalkan kembali ke pesantren, Senin 24 Mei  2021 dan harus kantongi surat tes Covid-19,” imbuhnya.

Ferinando mengungkapkan, bahwa rapid test antigen kepada ratusan santri yang akan berangkat ke pesantren Lirboyo Kediri ini pihak Dinkes menerjunkan 16 petugas kesehatan dari 4 puskesmas. Seperti halnya santri Gontor, ratusan santri Lirboyo, Kediri tersebut juga akan berangkat sesuai jadwalnya pada Senin depan.

Menurut Ferinando, pelaksanaan rapid test antigen gratis bagi santri ini juga masih akan dilakukan kepada para santri dari beberapa pesantren lainnya di luar Kabupaten Kendal.

Setidaknya nantinya dengan total ada sebanyak 1.000-an santri asal Kabupaten Kendal bakal menjalani rapid test antigen serentak hingga lima hari mendatang.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kendal, Ubaidillah mengatakan, guna memberikan pelayanan kepada santri Kendal, disiapkan 30-an bus untuk mengantarkan para santri kembali ke pondok pesantren tujuan.

Masing-masing dipisahkan antara santri laki-laki dan juga santri perempuan. Pihaknya juga sudah menyediakan bus khusus untuk mengantarkan santri apabila ditemukan yang terpapar Covid-19.

“Sebelumya kita siapkan 2 bus santri berangkat ke Gontor. Hari ini kita siapkan 8 bus berangkat ke Lirboyo besok. Sisanya sekitar 30-an bus menjangkau 1.300 santri nanti. Kita fasilitasi apa yang direkomendasikan kepada kami, karena ini darurat Covid-19,” ucapnya

Sementara menurut santri yang jalani tes mengaku senang bisa mendapatkan fasilitas tes rapid antigen dari pemerintah.

Diakui saat pulang ke Kendal dua bulan lalu tidak menjalani pemeriksaan tes rapid .”Dengan rapid antigen ini santri merasa tenang karena dinyatakan sehat,” kata salah satu santri Muhammad Yusuf Saripudin.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Ayosemarang.com

Comments
Loading...