Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Corona di Kudus Melambung, Kasus Aktif Hampir 500 Orang

Nakes RSUD Loekmono Hadi Kudus melakukan perawatan di ruang isolasi khsusus RSUD Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus kian hari kian melambung tinggi. Jumlahnya pun kini berada di angka 488 orang.

Selama dua hari terakhir terjadi penambahan kasus yang cukup banyak. Pada Minggu (23/5/2021) malam terdapat penambahan 57 orang, sementara Sabtu (22/5/2021) malam terdapat penambahan 67 kasus baru.

Dari jumlah kasus aktif tersebut, ada sebanyak 182 pasien yang mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan penangangan Covid-19 di Kudus. Sementara 306 pasien lainnya, kini menjalani isolasi mandiri.

“Mereka yang bergejala tentu akan mendapat perawatan di rumah sakit, sementara jika tidak, maka diperbolehkan jalani isolasi mandiri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Senin (24/5/2021).

Selain mencatat penambahan pasien baru, jumlah pasien meninggal Covid-19 juga bertambah sebanyak tiga orang. Sehingga kini jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 berada di angka 562 orang.

Sementara untuk pasien sembuh, trennya masih bergerak cukup lambat dibanding penambahan kasus konfirmasi aktif.

“Untuk penambahan pasien sembuh semalam ada sebanyak sebelas orang,” terangnya.

Kabupaten Kudus, lanjut Badai, juga masih memiliki setidaknya 5.334 kontak erat masih dipantau. Kemudian ada sebanyak 170 pasien suspek dan 84 pasien probable meninggal dunia.

Kenaikan kasus konfirmasi mulai terjadi di Kabupaten Kudus setelah libur Lebaran kemarin. Pihaknya pun mewanti-wanti agar masyarakat Kudus bisa terus menerapkan protokol kesehatan yang ada.

Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker yang dianjurkan, hingga menjaga jarak ketika di kerumunan.

“Dengan begitu bisa mencegah adanya penularan yang lebih masif lagi,” kata dia.

Pasien yang kini tengah menjalani isolasi mandiri baik suspek maupun positif juga diminta untuk melaksanakannya dengan benar. Sehingga bisa memutus mata rantai penularannya.

“Di rumah sakit, semua tenaga kesehatan berjuang untuk menyembuhkan pasien-pasien corona dengan penyakit penyertanya,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...