Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Perayaan Gelar Juara Atletico, ‘Heboh’ Terjadi Diluar Stadion Jose Zorrilla

Para pemain Atletico Madrid merayakan kemenangan. (marca.com)

MURIANEWS, Valladolid- Luapan kegembiraan terjadi di tim Atletico Madrid dan para pendukungnya. Perayaan kemenangan mereka usai menang 2-1 dari tuan rumah Real Valladolid, Minggu (23/5/2021), berlangsung di luar Stadion Jose Zorrila, di kota Valladolid.

Setelah satu jam pertandingan berakhir, para pemain Atletico keluar stadion, dan bergabung dengan sejumlah supporter mereka. Sebagian penggemar Atletico Madrid ada yang sengaja datang ke Valladolid untuk memberikan dukungan kepada timnya.

Pemain-pemain Atletico Madrid, diantaranya Lodi, Oblak, Saúl, Koke, Marcos Llorente, Luis Suárez berkumpul dengan para penggemar mereka. Merek, bercampur, berpelukan dan meneriakan ‘Juara’ di seputaran Stadion Jose Zorilla.

Situasi yang terjadi bahkan sempat menuju menjadi tidak terkendali. Petugas Polisi di Jose Zorrila, bahkan harus menghentikan aksi Saúl pada sebuah moment, karena menimbulkan kekuatiran adanya potensi pelanggaran Protokol Covid 19.

Pelatih Atletico, Diego Simeone, menyatakan gelar ini merupakab kebahagian untuk banyak orang. Gelar juara ini dirasakannya menurutnya terasa berbeda berarti sekali bagi dirinya, mengingat situasi yang saat ini terjadi.

“Saya merasakan, di tahun yang sulit dengan banyak keluarga dan teman, penggemar yang meninggal, musim ini Atlético menjadi juara.Ini menjadi berbeda. Dunia saat ini sedang mengalami situasi yang sangat menyedihkan. Saya harap kami bisa membawa kegembiraan bagi banyak orang yang mengalami saat-saat yang sangat buruk akhir-akhir ini,” ujar Diego Simeone.

Pelatih asal Argentina ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pemain. Keputusannya untuk bertahan di Atletico Madrid, menjadi keputusan yang benar, dan memastikan timnya memiliki masa depan yang bagus.

“Terima kasih kepada para pemain, terutama mereka yang bermain lebih sedikit, karena mereka memiliki sikap yang sempurna,” katanya memberikan apresiasi pada pemainnya.

“Hari ini saya mengingat waktu sebelumnya, ketika kami meninggalkan Calderon (Stadion lama Atletico), untuk melihat apakah kami bisa melanjutkan atau tidak. Saya mengatakan ‘ya’ bahwa saya akan bertahan karena saya percaya bahwa klub memiliki masa depan. Dan saya tidak salah. Klub memiliki masa depan,” katanya.

Sementara itu, Kapten Atletico Madrid, Jorge Koke, menyatakan sebelumnya banyak orang tidak percaya adengan peluang timnya. Terutama saat Atletico kehilangan 11 poin menjelang akhir kompetisi.
Namun hal ini jutru membuat Liga Spanyol menjadi menarik dan menjadi apa yang disebutnya sebagai ‘Liga Spektakuler’. Persaingan menegangkan berlangsung hingga pertandingan terakhir.
“Banyak orang tidak percaya pada kami ketika kami kehilangan poin dan membuat jarak kami berkurang. Tetapi itu normal. Kami telah membuat liga yang spektakuler,” kata Koke.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

 

Comments
Loading...