Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Keindahan Hutan Mangrove di Pesisir Jepara Layak Jadi Wisata Alternatif

Wisata hutan mangrove di deretan Pantai Blebak Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Bumi Kartini memiliki potensi wisata alam sangat banyak. Terutama wisata pesisir laut.

Untuk menjaga lingkungan, pemerintah dan masyarakat pesisir banyak yang menanam mangrove. Selain untuk menjaga daratan dari ancaman abrasi, hutan mangrove bisa menjadi wisata alternatif.

Salah satu wilayah pesisir yang memiliki hutan mangrove cukup luas adalah di Kecamatan Mlonggo, Jepara. Di sepanjang pesisir, hampir seluruhnya dipadati hutan mangrove.

Memasuki wisata ini, pengunjung akan disuguhi teduhnya rerimbunan tumbuhan mangrove yang sangat asri. Pengunjung akan mendapatkan sensasi santai dengan suasana alam.

Di Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo misalnya. Dalam beberapa tahun terakhir sudah ada objek wisata berbasis hutan mangrove.

Petinggi Sekuro, Ali Shohib, menyontohkan di desanya kini telah ada wahana wisata hutan mangrove baru. Lokasinya yang sejalur dengan Pantai Blebak, menjadikan pengunjung dapat memilih objek wisata yang diinginkan. Memilih wisata mangrove atau pantai.

“Kami mulai menata pesisir, terutama yang banyak tumbuhan mangrovenya. Ini sudah ada wisata baru yang memanfaatkan mangrove,” kata Shohib, 22 Mei 2021.

Wisata baru itu, lanjut dia, terbukti sudah bisa menyedot banyak wisatawan. Tidak hanya dari dalam kota. Wisatawan juga datang dari berbagai penjuru daerah di Jawa Tengah.

Meskipun baru dibuka kurang dari dua bulan, wisata hutan mangrove tersebut telah menari belasan ribu pengunjung. Selama masa liburan lebaran, rata-rata pengunjung bisa mencapai seribu orang hanya dalam sehari.

“Potensi ini akan terus kita kembangkan. Salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES),” ujar dia.

Shohib meyakini, selain menarik wisatawan dan berdampak pada geliat ekonomi masyarakat. Pengelolaan wisata baru berbasis hutan mangrove juga bertujuan untuk menjaga lingkunga. Terutama menjaga daratan dari ancama abrasi.

 

Reporter: Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...