Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Fisik Pemain PSIS Semarang Jeblok, Djukanovic Mengaku Perlu Melakukan Pembenahan

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic.(PSIS Official)

MURIANEWS, Kudus – Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic mengaku kecewa dengan kondisi fisik para pemainnya. Setelah menjalani libur Lebaran, kondisi fisik mereka dinilai buruk.

Dragan mengambil kesimpulan ini setelah melihat para pemainnya dalam mengikuti latihan perdana yang sudah digelar sejak Kamis (20/5/2021). Sebagian besar pemain menurutnya mengalami penurunan kondisi fisik, pasca menjalani liburan.

Selanjutnya Dragan menyatakan masih harus melakukan banyak pembenahan kembali. Para pemain harus memiliki kondisi fisik yang mencukupi, sebelum mengikuti program-program latihan berikutnya.

“The physical condition for all player are weak. We have to start again from the beginning. (Kondisi fisik pemain PSIS masih lemah. Kami harus memulai kembali dari awal),” keluhnya, kepada MURIANEWS, Jumat (21/5/2021).

Dragan mengaku sudah menyiapkan sejumlah program latihan. Namun demi melihat kondisi para pemainnya, dirinya menyatakan akan kembali memfokuskan lebih dulu pada masalah fisik. Untuk empat pekan depan, program sudah disiapkan dan akan diberikan kepada para pemainnya.

“We have a program that we will work on for 4 weeks. For the first 14 days 70% of this program is fitness. It will be late, but we will try in a good level before the competition. (Kami sudah memiliki program untuk empat pekan ke depan. Di dua pekan pertama 70 persen program fokus di fitnes. Sebenarnya terlambat bagi pemain. Tetapi kami akan mencoba melakukan yang terbaik sebelum bergulirnya kompetisi),” terangnya.

Dragan mengatakan, program yang diberikan kepada Hari Nur Yulianto dkk, akhirnya harus dikombinasikan antara program latihan fisik dan teknik. Kombinas program latihan itu akan diterapkan kepada para pemain PSIS Semarang.

Sebenarnya program latihan seperti itu sudah tidak seharusnya diberikan. Pada awalnya, diharapkan para pemain memiliki kondisi fisik yang mencukupi. Namun kenyataannya, kondisi fisik para pemain berada pada level yang tidak duga.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...