Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tim dari Berbagai Sekolah Tunjukkan Performa Bak Jurnalis Profesional di SMASA Euforia

Penilaian  SMASA Euforia 2021 di kategori lomba news report oleh juri. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus –  SMASA Euforia 2021 sudah resmi dibuka Kamis, (20/5/202) kemarin. Beberapa cabang lomba pun sudah mulai digelar secara online.

SMASA Euforia 2021 yang digelar sederhana ini, diikuti oleh seratusan peserta dari SMP dan SMA se eks-Karesidenan Pati dan Semarang. Di cabang perlombaan English Competition ada kategori perlombaan yang cukup menarik, yakni news report atau laporan berita.

Ada sembilan tim yang mengikuti kategori perlombaan tersebut. Masing-masing tim peserta telah mengirimkan video dan terlihat bak seorang jurnalis dan presenter televisi profesional, dalam melaporkan berita dengan tema yang sudah ditentukan oleh panitia.

Fatona Suraya, dosen Universitas Negeri Semarang dan Ana Eqi Astuti guru dari SMP 2 Kudus yang menjadi juri dalam kategori perlombaan itu. Kedua juri telah menilai video yang dikirimkan peserta dan mencari yang terbaik untuk menjadi juara.

Fatoya Suraya mengatakan, ada beberapa kategori hal yang dinilai dalam kategori news report tersebut. Mulai dari pengemasan berita, topik, kelancaran, tata bahasa, waktu, hingga penyajian berita.

“Durasinya minimal 3 menit dan maksimal 5 menit, kebanyakan peserta itu lebih dari 3 menit. Kebanyakan membawakan tema flooding in Kudus (Banjir di Kudus) dan Presiden Jokowi get the first of corona virus vaccine (Presiden Jokowi jadi penerima pertama vaksin corona), ” katanya Jumat (21/5/2021).

Menurutnya, seluruh tim peserta membawakan dengan baik layaknya seorang presenter dan jurnalis profesional. Namun, ada satu tim yang memikat hati kedua juri yang membawakan berita dengan gambar bergerak layaknya seorang jurnalis televisi yang tengah melakukan siaran langsung.

“Ada yang memakai gambar bergerak jadi seakan langsung menyaksikan hingga teknik pengucapan yang sangat baik. Mereka juga memakai pakaian dan sedikit sentuhan make up yang terlihat seperti profesional. dan kami sudah temukan satu yang terbaik,” jelasnya.

Sementara Laura Cournikova Maldini, Ketua Panitia SMASA Euforia 2021 mengatakan kategori news report memang dikemas dengan gambaran umum bak jurnalis televisi. Satu orang menjadi presenter dan satu orang menjadi jurnalis.

“Keduanya seakan berada pada beda tempat, di lokasi luar dan studio. Satu tim hanya terdiri dari dua orang, ada sembilan tim, “ucapnya.

Menurutnya, tidak ada babak penyisihan dalam kategori perlombaan tersebut, namun dengan sistem gugur dan mencari tim yang terbaik dan layak menjadi juara.

Sementara untuk englis competition kategori speech ada 22 peserta,  dan story telling ada 12 peserta. Kemudian, untuk SMASA Olympiad, mata pelajaran matematika ada 26 peserta, IPA 24 peserta dan IPS 18 peserta.

Selain itu juga ada musik festival yang diikuti oleh empat tim peserta. ” SMASA Olympiad babak penyisihan sudah kemarin, besok tinggal finalnya pakai offline hanya menghadirkan 30 peserta. Kalau yang lain langsung cari pemenang dinilai juri hari ini, ” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...