Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kartu Nikah Digital Mulai Diluncurkan Akhir Mei, Kemenag: untuk Menghindari Pemalsuan

Ilustrasi

MURIANEWS, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) RI berencana meluncurkan kartu nikah digital akhir Mei 2021 mendatang. Upaya tersebut dilakukan guna menghindari pemalsuan dokumen pernikahan.

Kartu nikah digital sendiri merupakan salah satu bagian revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) dalam memberikan kemudahan dan layanan berkualitas kepada masyarakat.

“Ada banyak manfaat kartu nikah digital. Pertama, kecepatan mengakses data diri dari pasangan suami istri sebagaimana tertera dalam kartu tersebut,” kata Direktur Bina KUA di Keluarga Sakinah Kemenag, Muharam Marzuki seperti dikutip Ayosemarang.com.

Salah satu dari manfaat dari kartu nikah digital ini disamapikan Muharam sebagai upaya mempermudah pasangan suami istri ketika melakukan pengecekan.

“Kita juga bisa mengecek benarkah mereka berdua benar-benar pasangan suami istri. Kemudian kita juga bisa mengecek secara cepat kapan menikahnya,” ujarnya.

Tentu saja dari semua manfaat tersebut, pengadaan kartu nikah digital merupakan upaya Kemenag untuk menghindari pemalsuan dokumen pernikahan.

Kartu nikah digital juga akan menghindari dari praktik penipuan yang kerap dilakukan oleh beberapa pasangan. “Jadi susah mau nipu-nipu, ‘oh saya belum nikah’, nanti ketahuan dari kartu tersebut,” ungkapnya.

Menurut Muharam, kehadiran kartu nikah digital juga mempercepat layanan bagi pasangan pengantin. Kartu nikah digital dapat segera didapatkan secara online yang dapat dikirim melalui nomor WhatsApp maupun alamat email para pengantin yang baru menikah.

“Itu sudah terakses dari pihak KUA bisa langsung mengirim ke nomor telepon atau email yang didaftarkan. Itu sudah mengurangi waktu, biaya. Dari sisi kecepatan pun cepat,” kata dia.

Lebih lanjut, kartu nikah digital ini akan berlaku secara nasional dan ada pada KUA di seluruh Indonesia.

“Nantinya ini akan berlaku di KUA yang ada di seluruh Indonesia. Jadi, kebijakan ini tidak berlaku di KUA satu daerah saja, tapi di seluruh KUA nasional,” tutupnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Ayosemarang.com

Comments
Loading...