Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasien Covid-19 Kudus Tembus 307 Orang, Sebagian Terpapar Saat Tradisi Unjung Lebaran

Nakes RSUD Loekmono Hadi Kudus melakukan perawatan di ruang isolasi khsusus RSUD Kudus. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien aktif Covid-19 di Kabupaten menunjukkan grafik kenaikan yang tinggi. Pada Kamis (20/5/2021) sendiri, jumlah pasien aktif bertambah sebanyak 60 orang dari sembilan kecamatan. Total kasus aktif pun kini berada di angka 307 orang.

Selain itu, masih ada sebanyak 5.251 kontak erat yang tengah dipantau, 156 pasien suspek menjalani perawatan, dan 85 orang probable meninggal dunia.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, sebagian besar pasien terpapar Covid-19 ketika perayaan Lebaran sepekan. Penularannya, adalah saat tradisi unjung (halalbihalal) ke tetangga maupun kerabat.

“Sehingga banyak klaster keluarga saat ini,” kata Hartopo saat meninjau ruang isolasi  di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi, Jumat (21/5/2021).

Selain itu, banyaknya warga Kudus yang bertamasya ke luar daerah seperti Kabupaten Jepara dan Rembang juga jadi salah satu penyebabnya.

“Sebenarnya di Kudus tidak ada masalah, cuma saat liburan ke luar daerah itu pulangnya mereka menularkan,” ungkap dia.

Atas peristiwa ini pihaknya pun berharap masyarakat membatasi dulu tradisi unjung di bulan ini. Sehingga bisa menekan angka penularan yang kian tinggi ini.

Apabila terpaksa melakukan unjung, Hartopo berharap protokol kesehatan benar-benar bisa diterapkan dengan baik.

“ Walau di rumah, harus tetap memakai masker, tamu juga diminta untuk menggunakan masker jangan sampai tidak,”  tandasnya.

Sementara secara keseluruhan, kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus kini berada di angka 6.317 kasus. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 137 pasien dirawat dan 170 pasien isolasi mandiri.

Sementara untuk jumlah pasien sembuh, kini berada di angka 5.558 orang. Kemudian untuk kasus pasien meninggal ada sebanyak 552 kasus.

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...