Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gudang Tiner di Sragen Terbakar, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Para petugas pemadam kebakaran dan tim SAR bersama-sama berusaha memadamkan api yang sudah membesar di gudang minyak tiner di Jl. Solo-Sragen, Sukorejo, Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Jumat (21/5/2021) dinihari.(BPBD Sragen)

MURIANEWS, Sragen – Gudang minyak tiner di Jalan Solo – Sragen terbakar hebat, Jumat (21/5/2021) dinihari. Akibatnya tiga orang mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Gudang yang berada di RT 23 Desa Duyungan Sidoharjo dengan luas 15 meter x 20 meter itu juga menghabungskan truk tangki berkapasitas 24.000 liter bersama puluhan tong dan dua unit motor.

Berdasarkan laporan yang masuk ke unit pemadam kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 02.25 WIB.

Proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama, yakni mencapai 2,5 jam dengan melibatkan enam unit mobil pemadam kebakaran, yakni tiga unit dari Sragen, satu unit Solo, satu unit dari Karanganyar, dan satu unit mobil tangka penyuplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen.

Seorang anggota pemadam kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen, Heru Suharto (28) menyampaikan, laporan awal masuk ke Call Center PSC 119 yang dilanjutkan ke Posko PMI Sragen dan Pemadam Kebakaran Satpol PP, BPBD, dan sukarelawan rescue lainnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, kata dia, api sudah membesar dan sulit dipadamkan karena lokasi merupakan gudang bahan minyak tiner yang mudak terbakar.

“Bahan cair berupa minyak dan satu unit mobil tangka berkapasitas besar di dalam gudang itu. Mobil tangkil itu sempat meledak karena kemungkinan masih berisi minyak tiner. Untuk tong-tong banyak tetapi belum diketahui isi atau tidaknya,” ujarnya seperti dikutip Solopos.com.

Dia mengatakan selain satu unit mobil tangka, juga ada dua unit motor yang terbakar. Mobil tangki itu berpelat nomor S 8508 UC dan dua motor itu terdiri atas motor bebek Suzuki berpelat nomor AD 4362 ZY serta motor matic merek Honda berpelat nomor AD 4346 AKE.

“Selain itu ada tiga orang yang dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Masaran karena mengalami luka bakar sampai 50% dan 80%. Informasi terakhir, tiga orang itu dirujuk ke RSUD dr. Moewardi Solo,” ujar Heru.

Aparat Polsek Sidoharjo dan aparat TNI dan sukarelawan SAR bersama-sama ikut membantu pemadaman. Pada pukul 05.00 WIB, api padam. Apa-apa yang terbakar diketahui dan kondisi atap bajar roboh. Sampai Jumat pagi belum diketahui total kerugian material secara akibat musibah kebakaran itu.

Kerugiannya kemungkinan sampai ratusan juta rupiah. Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Sidoharjo AKP Agung Ari Purnowo sempat melihat kondisi dalam yang terbakar tetapi belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut.

Agung segera berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Sragen untuk olah kejadian perkara dan mengidentifikasi penyebab kebakarannya.
Kepala Pelaksana BPBD Sragen Sugeng Priyono menambahkan sebelum terjadi kebakaran sempat ada pembongkaran bahan baku minya tiner dari truk tangka ke drum.

Selang beberapa saat, ujar dia, ada percikan api yang sumbernya tidak diketahui yang menyambar bahan baku minya itu. “Karyawan gudang berusaha memadamkan api akhirnya mereka justru tersambar api hingga mengalami luka bakar yang cukup serius dan dilarikan ke rumah sakit,” katanya.

Lahan itu milik Suharmi, 70, yang disewa pengusaha tiner yang informasi sementara dari Semarang. Dalam proses pemadaman api, ujar dia, melibatkan 150 personel dari berbagai elemen, yakni mulai dari BPBD, Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sragen, Damkar Solo, Damkar Karanganyar, TNI, Polri, PMI, PSC 119, PMI Karanganyar, Puskesmas Sidoharjo, Perangkat Desa Duyungan, Tagana, sukarelawan Resi, KWS, SAR Poldes Sidoharjo, IOF, Sragen peduli, Bagana Sidoharjo, MDMC, Lazismu Sragen, SAR Karanganyar, SAR Wongsalam, SAR SERI Sukoharjo, SAR PJT, SAR Himalawu, dan warga di lingkungan setempat.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...