Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sebelum Latihan Perdana, Para Pemain PSIS Semarang Jalani Tes Antigen, Semua Negatif

Pemain PSIS dirapid antigen sebelum menjalani latihan sore hari ini.(PSIS Official)

MURIANEWS, Semarang– Pemain dan ofisial PSIS Semarang, menjalani tes antigen di mes pemain, Kamis (20/5/2021). Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk penerapan protokol Kesehatan, yang diterapkan di PSIS Semarang.

Tes antigen itu bahkan tidak hanya diikuti pemain dan ofisial PSIS saja. Melainkan juga melibatkan petugas media, sopir bus, petugas masak dan petugas kebersihan mes pemain.

“Hari ini kami kembali berkumpul untuk latihan. Salah satu aturan prokes sebelum latihan adalah menjalankan tes antigen. Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” kata General Manager PSIS, Wahyoe Winarto, Kamis (20/5/2021).

Liluk-sapaan akrab Wahyoe Winator- mengaku bersyukur karena hasil rapid antigen pemain dan ofisial negatif. Menurutnya hal ini menandakan pemain dan seluruh ofisial PSIS tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Semoga pemain, ofisial, dan semua pihak tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” lanjutnya.

Setelah tes antigen, rencananya pemain PSIS akan menjalani latihan perdana pada Kamis (20/5/2021) sore hari ini. Latihan akan dipimpin langsung oleh pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic.

Djukanovic sendiri menyatakan, pada latihan sore hari ini pihaknya akan memfokuskan di aspek fisik. Namun, porsinya tidak langsung berat. Bagaimana kondisi para pemain usai menjalani liburan masih akan dilihat lebih dulu.

“Today we start training on 4.30 P.M. The duration one hour 35 minutes. It is about physic. An aerobic training. (Latihan hari ini kami mulai 16.30. Durasi latihan 1 jam 35 menit. Latihannya fisik. Lebih ke aerobik),” katanya kepada MURIANEWS, Kamis (20/5/2021).

Lebih lanjut Dragan juga menyatakan latihan fisik diperlukan untuk mengembalikan kondisi pemain pasca liburan. Sehingga mereka bisa mendapatkan kondisi kebugaran seperti yang diharapkan.

“It is physical condition training. Because we need to start pre season program. (Latihan lebih ke conditioning. Karena kami harus memulai pre-season program),” terangnya.

Jika Liga 1 jadi diputar pada tahun ini, Dragan menyatakan tetap akan menargetkan bisa bertahan di Liga 1. Target ini menurutnya tidak muluk-muluk, namun merupakan target yang realistis.

“The target is stay on Liga 1. (Targetnya bertahan di Liga 1),” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...