Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Banyak Klaster Keluarga di Kudus, Bupati: Karena Liburan ke Luar Daerah

Bupati Kudus HM Hartopo. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus kini mulai meningkat lagi. Sampai saat ini, ada sebanyak 260 pasien aktif dari total kasus konfirmasi sebanyak 6.256 kasus.

Bupati Kudus HM Hartopo mengungkapkan, dari jumlah tersebut sebagian besar merupakan klaster keluarga. Awal penularannya lanjut dia, adalah saat berwisata ke luar daerah Kudus.

Lebih rinci, Hartopo menjelaskan jika pada saat libur Lebaran kemarin, banyak objek wisata di Kudus yang tutup. Kemudian banyak warga Kudus yang memutuskan untuk berwisata ke luar daerah.

“Mungkin saat itulah pulang mereka membawa virusnya dan akhirnya terjadi keluarga, untuk saat ini kajiannya seperti itu,” ujar Hartopo, Kamis (20/5/2021).

Untuk menekan angka penularan lebih luas lagi, pihaknya pun memutuskan untuk memajukan aturan jam malam mulai pukul 20.00 WIB. Kebijakan tersebut pun berlaku mulai hari ini. “Karena kasusnya tengah naik seperti ini, kami harus waspada,” sambung dia.

Dinas-dinas yang menaungi Pedagang Kaki Lima (PKL) pun diminta untuk mengkoordinir PKL untuk tetap menjalankan aturan yang ada dan terus menerapkan protokol kesehatan saat berjualan.

Hartopo, juga akan mematikan lampu Alun-Alun Kudus dan lampu sepanjang City Walk Sunan Kudus untuk mencegah adanya kerumuman di sana.

“Kami juga mulai menginstruksikan untuk membuka semua ruang isolasinya lagi, setelah sebelumnya sempat dinonaktifkan karena penurunan kasus beberapa waktu lalu,” tandas Hartopo.

Penambahan kasus pasien terkonfirmasi corona di Kabupaten Kudus kembali naik besar-besaran pada Rabu (20/5/2021) malam. Di mana ada sebanyak 79 pasien baru di Kudus yang dinyatakan positif corona.

Baca: Kasus Corona di Kudus Meningkat Pesat Lagi, Ada 79 Pasien Baru dalam Semalam

Pada hari sebelumnya juga, Selasa malam, juga terjadi penambahan pasien yang cukup signifikan. Yakni sebanyak 24 pasien baru. Sehingga kasus pasien aktif kini berjumlah 260 orang.

Sebanyak 123 pasien kini tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan. Sedang 137 pasien lainnya kini menjalani isolasi mandiri.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 6.256 kasus. Di mana selain ada sebanyak 260 pasien aktif, juga ada sebanyak 549 pasien meninggal. Sementara untuk pasien sembuh ada sebanyak 5.447 orang

Kemudian ada sebanyak 5.178 kontak erat masih dipantau, 127 suspek, dan 85 probable.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...