Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pria di Kudus Gelar Bendera Israel di Tengah Jalan Hingga Dilindas Kendaraan

Bendera Israel digelar di tengah jalan belakang Mal Ramayana Kudus hingga dilindas kendaraan. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Dukungan bagi Palestina terus berdatangan dari berbagai kalangan. Termasuk di Kabupaten Kudus. Dukungan datang dari seorang penjual busana muslim bernama Muhammad S Beni (41) di belakang Mal Ramayana Kudus.

Ia menggelar aksi tunggal, dengan menggelar bendera Israel ke tengah jalan dan mengibarkan bendera Palestina. Aksi ini dilakukannya, Rabu (19/5/2021) petang.

Bendera yang digelar di jalanan itu ia lakban sehingga tidak terbang ketika ada angin dari kendaraan.  Beni mengaku melakukan aksi tunggal itu, sebagai bentuk empatinya dan solidaritas untuk Palestina.

Dari pantauan MURIANEWS di belakang Mal Ramayana Kudus, sebuah bendera Israel berukuran sekira 1 meter x 40 sentimeter digelar dan dilakban di tengah jalan.

Aksi pria di Kudus menggelar bendera Israel di tengah jalan. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Alhasil, tak jarang pengendara atau pejalan kaki yang lewat pun menginjak dan melindas bendera Israel tersebut, lantaran berada di tengah jalan. Ia juga memasang bendera Palestina dan nampak berkibar di lapak jualan miliknya.

“Ini inisiatif saya sendiri, saya pasang setelah magrib. Bentuk kemanusiaan dan  solidaritas sesama umat muslim. Di Alquran ada gini, apabila satu mukmin merasakan sakit, maka mukmin lain merasakan sakitnya juga, ” katanya.

Lebih lanjut, dia menyebut bendera Israel yang digelar di tengah jalan diibaratkan sebagai sampah. Sebab Israel disebutnya memakai senjata untuk melawan warga sipil yang hanya memakai batu.

“Ditaruh jalan diibaratkan sampah, yang bisa diinjak-injak bisa juga dimakan kucing. Kalau dikatakan Palestina atau organisasi Hamas itu teroris sepertinya tidak. Soalnya teroris identik dengan bom bunuh diri, kalau Palestina hanya pakai batu, selain Islam di sana juga ada Yahudi dan kristen, ” jelasnya.

Sementara bendera Palestina memang sengaja dipasang pada tiang di ujung lapak jualanya. Hal tersebut menurutnya sebagai simbol bahwa Palestina sangat layak untuk terus berkibar.

“Di sini kena angin bisa berkibar, melambai-lambai untuk memanggil masyarakat agar peduli dan turut membantu. Atau paling tidak mengajak masyarakat untuk turut mendoakan. Pak Presiden Jokowi, juga mengecam Israel, DPR juga turut mendesak agar mengirim pasukan perdamaian” ungkapnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...