Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tahun Ini Kabupaten Kudus Punya 13 Desa Wisata Baru

Wisata Air Terjun Kedung Gender Desa Dukuhwaringin, Kecamatan Dawe, Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus mencatat, hingga tahun 2021 ini, ada 28 desa yang sudah mendapatkan surat keputusan bupati Kudus dan telah ditetapkan menjadi desa wisata.

Dari 28 desa wisata  tersebut, sebanyak 13 desa wisata baru ditetapkan beberapa bulan yang lalu di tahun 2021.

Sebanyak 13 desa wisata tersebut, yakni Desa Karangampel, Desa Menawan, Desa Gribig, Desa Kauman, Desa Japan, Desa Klaling dan Desa Janggalan. Kemudian Desa Karangrowo, Desa Kajar, Desa Pedawang, Desa Ngemplak, Desa Kedungdowo, serta Desa Gondosari.

Sekretaris Disbudpar Kabupaten Kudus Mutrikah mengatakan, tahun 2020 lalu baru ada 15 desa yang sudah ditetapkan menjadi desa wisata. Namun di tahun 2021 ini jumlah desa yang sudah ditetapkan menjadi desa wisata bertambah menjadi 28 desa wisata yang tersebar di berbagai kecamatan di Kudus.

Pembentukan desa wisata itu menindaklanjuti Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2019 tentang pemberdayaan desa wisata. “Desa-desa wisata itu memiliki potensi dengan kearifan lokal masing-masing,” katanyam, Rabu (19/5/2021).

Sejumlah potensi yang ada di masing-masing desa, menurutnya akan terus dieksplorasi dan dikemas dengan baik. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) juga terus dilatih agar menghasilkan pelayanan yang maksimal untuk wisatawan.

“Sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Mulai dari kekhasan, ekonomi kreatif, kearifan lokal, budaya dan potensi lain harus dikemas dengan baik dan terus dikembangkan, ” ucapnya.

Saat desa wisata sudah berjalan dan terus berkembang serta bisa menarik wisatawan. Ia berharap, sektor perekonomian masyarakat sekitar juga bisa meningkat dengan adanya desa wisata tersebut.

“Ketika ada wisatawan atau pengunjung yang datang, otomatis ada ekonomi di situ. Semoga juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...