Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Disdikpora Kudus Optimis Vaksinasi 10 Ribu Guru Rampung  Sebelum PTM Juli

Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus optimis pelaksanaan vaksinasi pada 10 ribu guru untuk dosis pertama dan kedua di Kudus bisa rampung akhir bulan Juni 2021 mendatang.

Atau, sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara serentak yang direncakanan bergulir pada Juli tahun 2021 ini.

“Kalau dilihat dari kesiapannya, kami optimis itu bisa rampung akhir Juni. Sehingga bulan Juli kami bisa menjalankan pembelajaran tatap muka dengan maksimal,” kata Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada, Rabu (19/5/2021).

Pelaksanaan vaksinasinya sendiri, sambung dia, akan dilakukan di semua puskesmas yang sewilayah dengan sekolahnya masing-masing. Sehingga bisa lebih efisien dan memecah kerumunan dalam pelaksanaan vaksinasinya. “Semuanya sudah siap, dan mulai berjalan,” ujarnya.

Hanya memang, kata Harjuna, jumlah 10 ribu guru tersebut belum mencakup guru-guru yang berada di bawah naungan Kementerian Agama seperti guru MI, MTs, dan MA maupun guru informal Islam lainnya.

“Kami hanya meliputi guru TK, SD, SMP, dan SMA, yang saat ini sudah divaksin sekitar 2.000 guru, 10 ribu sisanya tengah berjalan,” jelas Harjuna.

Sementara terkait fasillitas penunjang penerapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah di Kudus, dirasa juga telah memungkinkan untuk mendukung PTM. Sehingga kini pihaknya masih menunggu teknis PTM sendiri.

“Kami harapannya si semua sekolah di Kudus bisa melakukan, tergantung nanti mungkin zonanya atau bagaimana, semoga kasusnya bisa menurun kembali,” pungkasnya.

Baca: Vaksinasi Dosis Pertama Pada 10 Ribu Guru di Kudus Diupayakan Rampung Bulan Ini

Ketua Komisi D DPRD Kudus Mukhasiron berharap pemkab tidak diam dengan keadaan tersebut. Walau berada di bawah naungan instansi yang berbeda, guru-guru informal Islam seperti MI dan TPQ juga diharapkan bisa turut mendapat vaksin.

“Karena sebelum sekolah formal menjalankan PTM, sekolah informal sudah lebih dulu menjalankannya, kami harap Pemkab bisa berkoordinasi untuk ini,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...