Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polres Banjarnegara Amankan Puluhan Ribu Petasan dan Obat Mercon, Dua Orang Jadi Tersangka

Petugas saat menggeledah rumah salah satu tersangka. (Polres Banjarnegara)

MURIANEWS, Banjarnegara – Polisi berhasil menyita puluhan ribu petasan berbagai jenis, alat pembuat, bahan-bahan, dan obat petasan dari dua tersangka di Banjarnegara.

Kedua tersangka tersebut diketahui berinisial TA (22) warga Desa Purwasaba Mandiraja dan SM (71) warga Desa Kalikidang Purwareja Klampok Banjarnegara.

Kasat Samapta Polres Banjarnegara AKP Agustinus Krisdwiantoro mengatakan, kedua tersangka tersebut diamankan di waktu yang berbeda.

Awalnya tim Patroli Sat Samapta Polres Banjarnegara melakukan patroli dalam rangka Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) ke arah barat Kecamatan Bawang, Purwonegoro, Mandiraja dan Purwareja Klampok wilayah hukum Polres Banjarnegara.

“Saat menyusuri jalan raya Banjarnegara-Banyumas, tim mendapati TA (22) bersama tiga temannya sedang duduk di depan showroom motor. Di situ petugas patroli mencurigai gerak gerik tersangka,” katanya dalam siaran pers di laman Tribrata Polda Jateng.

Karena gerak-gerik tersebut, petugas memeriksa tas rangsel warna hitam kombinasi merah serta sepeda motor. Dari pemeriksaan tersebut diketahui tersangka membawa tiga bungkus bahan peledak jenis obat petasan.

Mengetahui hal tersebut, lanjut Kasat Samapta, tim patroli melakukan intrograsi terhadap tersangka. Dari keterangan tersangka, ia sedang menunggu seseorang yang hendak membeli tiga bungkus obat petasan.

“Akhirnya kami melakukan pengecekan ke rumah tersangk. Di sana petugas menemukan selongsong petasan dengan berbagai ukuran besar yang masih dalam proses pembuatan serta peralatan yang digunakan untuk membuat petasan yaitu batang bambu dan obeng,” ungkapnya.

“Total ada 28 bungkus obat mercon berat 1 ons dan dua bungkus berat 0.5 ons sehingga total berat 2,9 Kg dan 56 buah selongsong petasan dengan berbagai ukuran yang belum diiasi obat petasan dan 12 batang bambu alat pembuat selongsong,” tuturnya.

Setelah itu, tambah AKP Agustinus K, tim Patroli melanjutkan ke Desa Kalikidang Kecamatan Purwareja Klampok, disana mendapati mendapati seorang warga SM (71) yang menjual berbagai jenis petasan dan obat petasan.

“Petasan cengis cap buton raya sebanyak 29.479 butir, cap dua jago sebanyak 10.000 butir, petasan leo sebanyak 60 butir, sulvur sebanyak 2,5 Kg, brown  2,5 Kg dan obat petasan 2 Kg, kemdudian terlapor berikut barang bukti dibawa ke Polres Banjarnegata,” kata dia.

Ia menjelaskan, atas perbuatan kedua terlapor tersebut, keduanya dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, selanjutanya ditangani Satreskrim Polres Banjarnegara.

“Ancaman paling berat hukuman mati atau penjara seumur hidup dan atau setinggi-tingginya 20 tahun,” tandasnya.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...