Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Krisis di Palestina Ternyata Timbulkan Masalah Diantara Pemain PSV Endhoven

Eran Zahavi, pemain PSV Eindhoven, asal Israel. (cnnindonesia.com/ARIS MESSINIS / AFP)

MURIANEWS, Jakarta- Aksi pemain PSV Eidhoven asal Israel, Eran Zahavi menjadi viral di berbagai wilayah di dunia. Namun aksinya ini dilakukan di luar lapangan sepak bola, dengan mengedit sejumlah foto pemain sepak bola yang menenteng bendera Palestina.

Eran Zahavi sejauh ini telah dua kali melakukan ‘edit foto’ dan mendapatkan banyak sorotan dari berbagai sudut dunia. Penyerang asal Israel ini dua kali mengedit foto, dengan merubah bendera Palestina menjadi bendera Israel. Menjadi viral, setelah hasil editannya diunggah di akun Instagram miliknya.

Dari beberapa lansiran media di Belanda, yang dikutip CNN Indonesia, menyebutkan, kasus ini terjadi setelah di dalam tim PSV Eindoven, terjadi perbedaan pendapat diantara pemainnya, terkait konflik Israel-Palestina.

Tindakan Zahavi diduga merupakan buntut dari terbelahnya pendapat para pemain di PSV terkait konflik Palestina dan Israel. Zahavi merupakan salah satu pemain yang mendukung Israel karena memang berkewarganegaraan Israel. Sementara pemain seperti Mohamed Ihattaren, Jordan Teze dan Pablo Rosario yang muslim, jelas saja mendukung Palestina.

Ihattaren, Teze, dan Rosario sempat memberi dukungan kepada masyarakat Palestina lewat unggahan di media sosial, namun kemudian dihapus. Namun Zahavi yang mungkin terlanjur tak senang, melakukan dua aksi mengedit foto yang kemudian menjadi viral saat ini.

Apa yang terjadi di PSV Eindhoven disebutkan membuat manajemen klub marah. Mereka sempat meminta pelatih Roger Schmidt dan pemain untuk fokus memperkuat klub. Schmidt sendiri sempat enggan berkomentar mengenai rumor skuad PSV terbelah dua terkait konflik Palestina dan Israel.

“Jika ada masalah dalam grup, saya pasti akan mengatakan sesuatu. Tapi, saya tidak ingin membicarakan masalah ini di depan publik. Saya pelatih sepak bola, bukan politikus,” ujar Schmidt.

Pengaruh konflik Israel-Palestina, ternyata juga dikabarkan terjadi di Ajax Amsterdam. Namun yang terjadi di Ajax, dua pemainnya masing-masing Zakaria Labyad dan Noussari Nazraouu menuai kritikan setelah menyampaikan dukungan untuk Palestina.

Para pendukung Ajax yang sering kedapatan mengibarkan bendera Israel saat pertandingan Ajax, bahkan meminta manajemen tim Ajax untuk memecat dua pemain ini.

Kasus Eran Zahavi sendiri, yang terakhir dilakukan dengan mengedit foto Pogba dan Amad, pemain MU, yang membentangkan bendera Palestina, usai pertandingan melawan Fulham, Rabu (19/5/2021) dinihari tadi. Sebelumnya, Zahavi juga sudah melakukan hal yang sama.

Pada kasus pertama, Zahavi mengedit foto dua pemain Leichester, Chodhury dan Fofana yang menenteng bendera Palestina. Mereka melakukan aksi mendukung Palestina, usai menjalani pertandingan melawan Chelsea.

Dari dua foto tersebut, Zahavi mengedit-nya, dan merubah bendera Palestina dengan bendera negaranya, Israel. Setelah diunggah di akun isntagramnya, foto hasil editan ini menjadi viral.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: cnnindonesia.com

Comments
Loading...