Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Usai Lebaran, Harga Sembako di Jepara Berangsur Turun

Penjual sembako di Pasar Ratu Jepara mulai aktivitas kembali usai Lebaran. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Harga-harga kebutuhan pokok masyarakat atau sembako di Kabupaten Jepara jelang Lebaran kemarin sempat mengalami lonjakan cukup tinggi. Namun, pada pekan pertama usai Lebaran ini, harga berbagai komoditas berangsur turun.

Kabag Perekonomian Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara Aris Setiawan, menyatakan dari hasil pantauannya, kondisi harga-harga sembako di pasar seluruh Jepara mulai konsisten menurun.

Salah satu komoditas yang harganya sempat naik tajam adalah daging sapi. Sehari jelang Lebaran, harga daging sapi lokal tembus sampai Rp 140 ribu per kilogram. Namun, saat ini harganya mulai turun di angka Rp 115 ribu per kilogramnya.

Sementara itu, untuk daging ayam justru belum beranjak dari harga saat jelang Lebaran. Yakni Rp 40 ribu per kilogram. Padahal, pada hari-hari biasa harga tertinggi daging ayam potong hanya Rp 34 ribu per kilogram.

Aris menambahkan, pada komoditas telur ayam, saat ini harganya Rp 23 ribu per kilogram. Angka itu turun Rp 5 ribu dari lonjakan harga saat jelang Lebaran.

“Harga-harga kepokmas (kebutuhan pokok masyarakat) sudah banyak yang turun. Bahkan cenderung kembali ke angka stabil seperti hari-hari biasa,” jelas Aris, Rabu (19/5/2021).

Stabilinya harga juga terlihat pada komoditas kebutuhan bumbu dapur. Saat ini harga cabai paling mahal Rp 55 ribu per kilogram khusus cabai merah besar.

Bawang merah paling tinggi harganya Rp 40 ribu per kilogram. Dan bawang putih paling mahal Rp 30 ribu untuk jenis kating.

Aris menegaskan, stok kebutuhan pangan masyarakat untuk bulan ini juga dipastikan aman. Tidak hanya itu, kebutuhan gas elpiji bersubsidi juga dipastikan aman. Untuk gas elpiji bersubsidi, harganya di tingkat saat ini paling mahal Rp 23 ribu per tabungnya.

Terpisah, Nur, salah satu pedagang sembako di Pasar Ratu, membenarkan adanya penurunan harga-harga paska lebaran ini. Namun, penurunannya tidak sampai membuat harga sembako anjlok.

“Benar, harga-harga sudah turun. Tapi penurunannya standar. Kondisi pasar sudah lumayan ramai,” ungkap dia.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...