Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Ayam Tempayan di Tanjungkarang Kudus, Dimasak dengan Cara Unik Lengkap dengan Tujuh Sambal Pilihan

Proses pemangganganan ayam tempayan dalam tempayan yang terbuat dari tanah liat. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Di Kota Kretek terdapat warung makan yang menyajikan olahan ayam panggang dengan sajian yang berbeda. Ayam tempayan namanya, seperti ayam bakar namun ayam tersebut diolah dengan cara yang cukup unik.

Warung makan tersebut bernama Warung Bundara yang berada di Gang 8 Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Warung tersebut merupakan milik pasangan suami istri Muhammad Arwani Amaludin(33) dan Linda Juliana (32).

Di sana, ayam dipanggang dengan menggunakan tempayan atau guci yang terbuat dari tanah liat. Di bawah tempayan terdapat bara api dari arang kayu yang terus menyala saat proses pemanggangan dan pengasapan ayam.

Penyajian ayam tempayan yang cukup unik itu menghasilkan olahan ayam yang berbeda dengan menghasilkan cita rasa ayam bakar yang sangat lezat serta aroma yang sangat sedap.

“Bedanya dengan olahan ayam lain itu aromanya lebih sedap, bumbunya juga dipastikan bisa meresap sampai dalam. Bau asap yang sedap, manis, gurih dan dagingnya juga pasti empuk,” kata Linda Selasa, (18/5/2021).

Sajian ayam tempayan lengkap dengan lalapan dan sambal. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Proses pembuatan ayam tempayan pun membutuhkan waktu yang cukup lama dan rumit. Mulai dari awal hingga siap disajikan bisa memakan waktu 5-6 jam. Saat diasap di tempayan, ayam juga kembali dibumbui lagi hingga dua kali agar bumbunya meresap sempurna.

“Ayamnya itu dibersihkan dicuci dulu, terus direndam bumbu dan dimasak sebentar. Setelah itu ayam dibakar atau diasap lumayan lama 3-4 jam, habis itu diangkat sebentar dan kasih bumbu lagi dan dimasukkan ke tempayan lagi,” jelasnya.

Ayam tempayan juga disajikan lengkap dengan lalapan. Selain itu, ada juga tujuh sambal pilihan yang siap disajikan untuk menjadi pelengkap agar ayam tempayan semakin enak.

Beberapa sambal yang tersedia pun juga jarang ditemukan di warung makan lain.

“Ada tujuh sambal, sambal ontong (jantung pisang), sambal buto ijo, sambal tomat, sambal marah, sambal terasi, sambal bawang, dan sambal setan. Sambal andalannya itu sambal ontong, karena jarang ditemui di tempat lain,” terangnya.

Meski baru dua pekan buka, satu hari, warung makan Bundara bisa menjual 10 ekor ayam atau 40 porsi ayam tempayan. Harganya pun cukup terjangkau satu porsi ayam tempayan, sambal dan lalapan cukup dengan kocek Rp 22 ribu.

“Paket hemat dengan nasi cuma Rp 24 ribu. Kami buka setiap hari kecuali hari Jumat mulai jam 12.00-21.00 WIB, tapi kalau sudah habis sebelum jam itu ya kami tutup,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...