Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Cemburu Lihat Istri Ngobrol, Pria di Juwok Sragen Sabet Tetangga Pakai Sabit

Ilustrasi

MURIANEWS, Sragen – Warga Desa Juwok, Kecamatan Sukodono, Sragen digegerkan dengan aksi AF (21). Pria asal Lampung Selatan itu ngamuk dan mengayunkan senjata tajam jenis sabit ke arah tetangganya AR yang juga masih saudara.

Aksi nekat itu diduga dilakukan AF karena cemburu melihat istrinya mengobrol dengan AR.

Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Suwarso mengatakan peristiwa itu terjadi di halaman depan rumah korban AR Kamis (13/5/2021) sekitar pukul 22.00 WIB dan hingga kini masih dalam penyelidikan.

Ia pun menjelaskan, peristiwa itu bermula saat pukul 21.00 WIB korban bersama ayahnya dan keponakannya mengobrol santai di halaman depan rumah. Pada pukul 21.30 WIB, istri AF datang ke rumah AR untuk menanyakan keberadaan suaminya.

“Korban [AR] mencari AF dengan menghubungi teman-teman AF tetapi mereka tidak mengetahui keberadaan AF. Lalu istri AF meminta korban menghubungi AF. Saat AR menghubungi AF ternyata AF berada tak jauh dari rumah AR. AF kemudian datang ke rumah AR dan melihat istrinya ikut mengobrol bersama di tempat itu,” jelasnya seperti dikutip Solopos.com.

Suwarso mengatakan sebelum pria di Sukodono, Sragen, ngamuk sempat terjadi dialog antara AF dan AR yang diduga cemburu. AF mengatakan tentang waktu yang sudah malam dan tidak wajar istrinya berada di rumah orang.

”Saat itu AF bilang, ‘Abang punya istri, dan ini istri saya. Abang sepuluh ribu, saya dua puluh ribu.’ Setelah dialog itu, AF pulang bersama istrinya. Sekitar pukul 22.00 WIB, AF datang lagi ke rumah AR dan langsung mengayunkan sajam seperti sabit ke arah korban. Korban menghindar. Terlapor terus mengayunkan sehingga korban menangkis dengan kayu,” jelasnya.

Suwarso mengatakan warga lain yang ada di lokasi itu berusaha menghentikan pria di Sukodono, Sragen, yang ngamuk itu tetapi juga menjadi sasaran serangan. Korban kemudian melarikan diri dan warga lainnya berteriak meminta tolong. Karena banyak warga keluar rumah, AF langsung kabur dan sampai sekarang masih dalam penyelidikan.

“Korban tidak mengalami luka-luka karena berhasil menghindar. Peristiwa itu diadukan ke Polsek Sukodono. Terlapor bukan warga setempat dan baru lima bulan tinggal di Juwok. Laporan bersifat aduan karena masih ada hubungan famili antara terlapor dan korban,” katanya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...