Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RSUD Kudus Aktifkan Kembali Ruang Anggrek 1 untuk Isolasi

 

Ketua DPRD Kudus Masan keluar dari ruang isolasi anggrek RSUD Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus kembali mengaktifkan ruang VIP Anggrek 1 untuk perawatan pasien Covid-19.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya kenaikan kasus terpapar Covid-19 yang mulai merangkak naik baik dari dalam wilayah maupun luar wilayah Kudus. RSUD Loekmono Hadi sendiri, diketahui memang menjadi rumah sakit rujukan lini pertama untuk penanganan Covid-19.

“Kami aktifkan kembali ruangan tersebut(Anggrek 1), dengan total kapasitas 16 tempat tidur,” ujar Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Aziz Achyar, Selasa (18/5/2021).

Ruangan tersebut, lanjut Aziz, memang sempat dinonaktifkan menyusul adanya penurunan kasus pada awal Maret lalu. Namun pascalebaran ini, potensi kenaikan pasien Covid-19 mulai meningkat.

“Saat ini mulai naik, karena itulah kami menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, salah satunya dengan mengaktifkan kembali ruangan ini,” ungkap Aziz.

Pada pekan ini sendiri jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di tempatnya berjumlah 53 orang. Terdiri 31 orang terkonfirmasi positif dan 22 suspek Covid-19.

”Melihat masih banyak masyarakat yang abai protokol kesehatan saat Lebaran, kami prediksi terjadi peningkatan kasus. Ini sudah mulai naik. Dari 58 tempat tidur yang tersedia, 90 persen sudah terisi,” jelasnya.

Untuk diketahui, ketika lima ruang isolasi kembali aktif menjadi ruang isolasi, maka RSUD dr Loekmono Hadi memiliki 108 tempat tidur.

Lima ruangan tersebut yakni ruang Dahlia 1, Dahlia 2 dan Ruang ICU Covid-19 yang saat ini sudah hampir penuh. Dan ruang Anggrek 1 dan Melati 2 yang sedang dalam proses pengaktifan kembali menjadi ruang isolasi.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...