Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jepara Buka Pendaftaran 1.876 PPPK Guru

Proses pengambilan sumpah pegawai di lingkungan Pemkab Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah kembali membuka lowongan pekerjaan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Di Kabupaten Jepara, lowongan itu dibuka untuk 2.198 pendaftar. Dari jumlah itu 1.876 adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) guru.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara, Ony Sulistjawan, menyatakan formasi pendaftaran ASN itu dibagi ke dalam beberapa sektor. Yakni sektor pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis.

Ony merinci, formasi tersebut yakni sebanyak 1.876 PPPK untuk guru dan 172 PPPK untuk tenaga kesehatan. Sedangkan, sisanya yaitu lowongan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kesehatan dan tenaga teknis sebanyak 150 kursi.

“Tenaga pendidik masih tetap paling banyak formasinya,” kata Ony, Senin (17/5/2021).

Ony menerangkan, lowongan tersebut akan diumumkan pada 30 Mei sampai 13 Juni mendatang. Sedangkan, untuk pendaftarannya dibuka mulai 31 Mei sampai 21 Juni.  Kemudian, untuk seleksi administrasi dan pengumuman hasilnya, rencananya berlangsung mulai 1-31 Juni yang akan datang.

“Setelah seleksi administrasi, akan ada masa sanggah pada 1-13 Juni,” imbuh Ony.

Terkait pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon PNS (CPNS), Ony menyebut akan dilaksanakan mulai Juli sampai September. Pada bulan yang sama, tes seleksi kompetensi juga dilaksanakan untuk PPPK non guru.

Sementara itu, bagi PPPK guru, tes kompetensi akan dilaksanakan berangsur selama tiga kali. Yakni tes pertama pada bulan Agustus, kedua pada bulan Oktober, dan ketiga pada bulan Desember.

“Penetapan Nomor Induk Pegawai (NIM) nanti bulan Desember,” kata dia.

Ditanya rincian formasi PPPK, Ony enggan menjawab. Sebab, pihak Badan Kepegawaian Nasional (BKN) belum mengizinkan untuk membukanya kepada publik sebelum pengumuman resmi.

“Rinciannya menunggu pengumuman resmi. Semua formasi sudah ada. Karena ada daerah lain yang ribut gara-gara mendapat informasi rincian yang tidak sesuai dengan keinginannya,” pungkas Ony.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...