Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pengendara Mobil Pelat B Maki-Maki Petugas karena Diputar Balik, Kapolsek Juga Sempat Kena Semprot

Tangkapan layar pengendara memaki petugas yang melakukan penyekatan. (Twitter.com/@kidungsenja17)

MURIANEWS, Sukabumi – Media sosial tengah ramai dengan video aksi pengendara mobil berpelat nomor B yang marah-marah saat diminta putar balik oleh polisi. Bahkan pengendara dalam mobil memaki-maki petugas dan mencoba memukul kamera milik petugas yang merekamnya.

Salah satu penumpang mobil berwarna putih itu juga berteriak dan mengaku sebagai keluarga polisi.

Saat dimaki petugas kepolisian menjawab jika apa yang dilakukananya sudah sesuai aturan.

“Saya sudah benar, pak, ya. Sesuai pemerintah saya aturannya,” kata petugas tersebut.

Rekaman video berdurasi 23 detik itupun viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi pos penyekatan Bogor-Sukabumi, pada Sabtu (15/5/2021) pagi. Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif membenarkan kejadian itu.

Ia juga menyebut jika anggotanya sudah sesuai ketentuan dengan meminta kendaraan tersebut berputar arah.

”Memang perintahnya begitu, tempat wisata kita sekat karena sudah overload di sini. Anggota juga sudah bagus dengan tegas dan bersikap tidak berlebihan,” kata Lukman, dikutip dari detik.com.

Dari hasil pemeriksaan, pengendara tersebut tidak hanya sekali itu saja memarahi petugas penyekatan. Sebelum terekam video dan viral, pengendara mobil itu sudah sempat dihentikan petugas untuk diminta putar balik, namun justru kucing-kucingan dan mencari jalur alternatif.

Kapolsek Cicurug Resor Sukabumi Kompol Parlan mengatakan petugas yang jeli sudah dua kali memutar balik kendaraan tersebut. Mobil putih tersebut lebih dulu terjaring penyekatan di Pos Benda perbatasan Bogor-Sukabumi.

Kapolsek Cisurug mengaku juga sempat adu argumen dengan pengendara mobil tersebut.

“Kejadian sekitar pukul 09.00-09.30 WIB, tadinya dia melintas di pos penyekatan Benda, sudah diputarbalikkan. Mengaku dari Bekasi, dia sempat argumen juga dengan saya,” kata Parlan.

Usai berdebat dengan kapolsek, dan diputar balik pengendara mobil itu ternyata mengambil jalan memutar untuk tetap masuk ke Sukabumi melalui jalur tikus.

“Dia mencari jalur alternatif yang lewat Jalan Benteng, tahunya di sana ada anggota kita juga yang melakukan penyekatan. Otomatis dia kita putar balikkan lagi, dia tidak terima kita jelaskan baik-baik. Nah di situlah dia memaki petugas. Kita tidak ladenin, tujuan kita berjaga hanya menjalankan aturan, bukan nyari keributan,” jelas Parlan.

Kompol Parlan menyebut, ia tak terpancing untuk meladeni ulah pengendara tersebut. Apalagi ia telah mendapat arahan dari pimpinannya agar tetap humanis ketika mengarahkan pengendara yang akan masuk ke Sukabumi.

“Iya, walaupun dimaki-maki, kami jelaskan baik-baik, kami menjalankan aturan dan sudah kewajiban kami menjaga aturan tersebut, dari Bapak Kapolres Sukabumi juga setiap hari memberikan arahan, banyak sabar dan jangan terpancing, tetap humanis. Itu pegangan kami,” ungkap Parlan.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: detik.com

Comments
Loading...