Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Besok Idul Fitri, Begini Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Idul Fitri!

Sholat Ied tetap harus menerapkan protokol kesehatan. (okezone.com/Heru Haryono)

MURIANEWS, Kudus- Pemerintah sudah menetapkan Idul Fitri akan jatuh pada Kamis (13/5/2021) besok. Ketetapan itu diputuskan dalam Sidang Isbat yang digelar pada Selasa (11/5/2021) petang di Jakarta.

Berkaitan dengan hal itu, pemerintah juga menyampaikan himbauan agar masyarakat tetap memperhatikan protocol Kesehatan di dalam melaksanakan Sholat Idul Fitri. Kegiatan Sholat Idul Fitri diminta digelar dalam skema terbatas dan mematuhi protocol Kesehatan.

Selain itu, Sholat Idul Fitri hanya boleh dilaksanakan di wilayah-wilayah zona kuning dan hijau. Sedangkan wilayah yang masuk di zona merah dan orange, pemerintah meminta agar sholat Idul Fitri dilakukan di rumah masing-masing.

Untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri, ada beberapa hal yang perlu diingat. Salah satunya mengenai bacaan niat dan tata cara Sholat Idul Fitri.

Berikut ini bacaan niat dan tata cara sholat Idul Fitri:
Pertama adalah membaca Niat salat Idul Fitri “Ushalli sunnatan li ‘Idil Fitri rak’ataini lillahi ta’ala,” (Aku berniat salat Idul Fitri dua rakaat karena Allah ta’ala).

Kemudian membaca Takbiratul Ihram (Allahu Akbar) sambil mengangkat kedua tangan, yang dilanjutkan dengan membaca doa Iftitah. Selanjutnya membaca Takbir sebanyak 7x pada rakaat pertama.

Pada sela-sela setiap takbir, tersebut juga membaca secara pelan “Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu Akbar”. (Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar)

Lalu kemudian seperti halnya sholat biasa, membaca Surat al-Fatihah dan surat pendek yang dihafal. Dalam hal ini disunahkan untuk membaca surat pendek surat al-A’la.

Kemudian Ruku’, sujud, duduk diantara dua sujud, sujud kedua dan berdiri lagi. Semua dilakukan dengan doa seperti pada sholat biasa sehari-hari.

Dalam posisi berdiri kembali pada rakaat kedua, kembali membaca takbir sebanyak 5x seraya mengangkat tangan. Sama seperti di rekaat pertama, di antara setiap takbir itu membaca secara pelan (sirr): “Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu Akbar”.

Kemudian membaca Surat al-Fatihah dan surat pendek yang dihafal. Kalau pada rekaat pertama disunahkan Surat Al-Ala’, maka untuk rakaat kedua disunnahkan membaca Surat al-Ghasyiyah.

Dilanjutkan, ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, tahiyyat dan diakhiri salam. Bacaan doanya sama dengan sholat biasa. Setelah selesai disunnahkan khutbah Idul Fitri (apabila dikerjakan secara berjamaah).

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: tribunews.com

Comments
Loading...