Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Barcelona Tuai Hasil Buruk, Ronald Koeman Pasang Badan, Siap Tanggung Jawab

Gol Messi, tak menolong. (detik.com/Getty Images/Alex Caparros)

MURIANEWS, Valencia- Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengambil penuh tanggung jawab atas hasil buruk timnya. Menyusul hasil imbang 3-3 melawan Levante Rabu (12/5/2021) dinihari WIB tadi, tim Catalan dipastikan ‘terlempar’ dari persaingan gelar juara.

Secara matematis, peluang Barca untuk menjuarai Liga Spanyol musim ini memang masih mungkin. Namun hal itu membutuhkan sebuah keajaiban luar biasa bagi mereka. Meraih kemenangan dua pertandingan terakhir, dan dua pesaingnya selalu kalah di semua pertandinghan terakhir mereka. Sulit terjadi!

“Liga menjadi lebih rumit [bagi Barcelona]. Tujuannya adalah memenangkan ketiga pertandingan, tapi sekarang sangat sulit [untuk meraih juara],”ujar Pelatih Barcelon, Ronald Koeman seperti yang dilansir Marca.

Koeman juga menyatakan, hasil ini membuat masa depannya di Barcelona dipertanyakan. Bisa jadi dirinya akan menghadapi ancaman pemberhentian dari klubnya, sebagai manajer. Namun soal ini siap dihadapinya.

“Saya mengerti bahwa ini dipertanyakan. Kami sangat kecewa dengan hasilnya. Sebagai pelatih, Saya adalah yang paling bertanggung jawab,” katanya mengambil resiko.

Koeman juga menyatakan, pada babak pertama timnya masih mampu tampil bagus untuk melanjutkan intensitas persaingan di LaLiga. Namun memasuki babak kedua Barcelona mengalami masalah.

“Kami tentu sangat sedih, karena sebelumnya kami punya harapan. Dengan skor 0-2 Anda [di babak pertama] kami tentu tidak mengharapkan hasil imbang,” jelasnya.

Meski sempat melakukan respon yang baik-setelah dikejar 2-2- melalui gol Dembele, Barcelona kembali kehilangan konsetrasi bermainnya. Kebobolan tiga gol dalam waktu kurang 30 menit, adalah masalah, terutama bagi tim seperti Barcelona.

“Babak pertama sangat bagus. Di babak kedua kami banyak melambat. Kami belum mempertahankan center mereka dengan baik dan itu sangat mengecewakan. Tidak mungkin untuk memahami alasannya,” imbuh Koeman.

Namun demikian, ada juga pujian yang disampaikan Koeman. Barcelona secara kesuluruhan tetap bagus. Khusus untuk Dembele yang menampilkan permainan bagus pada pertandingan ini, Koeman memberikan pujian.

“Dembélé telah menciptakan banyak bahaya di bandnya. Dia bisa bermain di sana. Secara keseluruhan ini adalah kejuaraan yang sulit dengan banyak pertandingan. Tetapi tim mampu bertahan dalam permainan,” pungkasnya.

Sementara itu, pemain senior Barcelona, Sergio Busquets menyatakan sangat kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Padahal sebelumnya Barcelona sudah mengawalinya dengan baik.

“Sangat menyakitkan. Kami mengalami masa sulit. Kami telah memulai permainan dengan baik. Kami telah memperoleh keuntungan, tetapi itulah yang telah terjadi di sebagian besar musim ini,” keluh Busquets.

“Dengan beberapa kesalahan, mereka membuat kami mudah kebobolan gol. Kompetisi ini praktis ‘menjatuhkan hukuman’ terhadap kami, ” lanjutnya.

Barcelona menurut Busquets, pada akhirnya harus membayar semua kesalahan yang terjadi di pertandingan itu. Semua yang terjadi bagaimanapun menjadi kesalahan semua bagian tim, tanpa terkecuali.

“Kami tidak tepat. Kami telah membayar mahal untuk kesalahan itu. Kami tidak bermain bagus di babak kedua. Ada sedikit pilihan. Itu salah kami. Ada kesalahan dalam masalah konsentrasi. Dalam pertandingan belakangan ini kami membuang banyak poin untuk tetap bisa bertarung di Liga,” kembali Busquets mengeluh.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

 

Comments
Loading...