Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Messi Cs Ditahan Imbang ‘Saudara Kecil’-nya, Barcelona Terlempar dari Persaingan Perebutan Gelar Juara

 

Messi merana.(detik.com/Getty Images/Alex Caparros)

MURIANEWS, Valencia- Pertandingan pekan ke-36 Barcelona di Liga Spanyol berakhir dengan ‘tragis’. Bermain di Stadion Ciutat De Valencia, kandang Levante, Barcelona membuang kemenangan yang mereka butuhkan untuk tetap berpeluang meraih gelar juara. Mereka harus puas dengan hasil imbang 3-3, pada pertandingan yang digelar Rabu (12/5/2021) dinihari WIB tadi.

Levante yang banyak disebut sebagai ‘saudara kecil’ Barcelona lantaran kemiripan jersey mereka, diluar dugaan mampu memberi mimpi buruk bagi Leonel Messi dkk. Mereka yang sempat ketinggalan dalam dua moment akhirnya mampu mengejar.

Barcelona sebenarnya sudah unggul 2-0 di babak pertama, melalui gol-gol yang diciptakan oleh Messi pada menit ke-25 dan Pedri pada menit ke-34. Namun di babak kedua Levante mampu mengejar melalui gol-gol Morelo (57’) dan Morales (60’).

Selanjutnya Dembele kembali membawa Barcelona unggul melalui golnya pada menit ke-64. Namun lagi-lagi Levante mampu menyamakan kedudukan melalui gol Sergio Leon pada menit ke-83.

Hasil imbang ini jelas disesali oleh para pemain Barcelona. Sebab dengan demikian, mereka sudah terlempar dari persaingan gelar juara Liga Spanyol. Peluang mereka lenyap, karena sisa pertandingan mereka yang menyisakan dua kali, tidak mencukupi untuk bisa mengejar perolehan poin mereka di klasemen. Kecuali ada kejutan besar yang terjadi di Liga Spanyol.

Dua Gol Levante yang terjadi dalam jarak 3 menit di babak ke-dua menunjukan bahwa konsentrasi permainan Barcelona sangat buruk. Mereka yang menguasi pertandingan, sempat kembali unggul, namun lagi-lagi kehilangan fokus di menit-menit akhir.

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman menyatakan, para pemainya lengah di babak kedua. Mereka membiarkan Levante berkembang dalam permainan mereka. Hal ini menjadi kesalahan fatal bagi timnya.

“Kadang-kadang sulit untuk dijelaskan. Di babak pertama kami bagus, dengan ritme dan intensitas. Di babak kedua kami mengalami turnover. Kecepatan menurun dan mereka [Levante] mengejutkan kami,” ujar Koeman seperti yang dilansir Marca.

Dalam situasi seperti itu, para pemainnya tidak bisa segera kembali mendapatkan kendali permainan. Sehingga Levante kemudian mampu memasuki permainan dengan lebih baik lagi.

“Dalam beberapa bagian permainan, di mana kami tidak bermain baik. Bertahan. Kami membiarkan Levante memasuki permainan,” keluhnya.

Dengan hasil ini, Koeman mengakui peluang timnya untuk bersaing di perebutan gelar juara sudah sangat sulit. Barcelona butuh kemenangan di semua pertandingan terakhirnya. Ketika salah satunya berakhir tanpa kemenangan, maka semuanya menjadi sulit bagi Barcelona.

Sementara itu, pelatih Levante, Paco Lopez menyatakan dirinya sangat gembira dengan hasil yang diraih timnya ini. Meski hanya bermain imbang 3-3, menurutnya hasil ini tidaklah buruk.

“Saya kira ini tidak buruk meski bermain imbang. Kami membuat para pemain melihatnya dan kami harus memiliki keyakinan. Kami efektif di babak kedua,” ujarnya.

Secara khusus dirinya memberi sedikit pujian bagi pemainnya Sergio Leon, yang bisa menciptakan gol bagi timnya. Gol itu membuat timnya keluar dari kekalahan, dan bisa menagan imbang Barcelona 3-3.

“Sergio memiliki banyak menit di mana dia sempat tidak berhasil, tetapi hari ini dia memberi kami satu poin,” pujinya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

Comments
Loading...