Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Seharusnya MU Lebih Fokus Ke Liga Europa Saja, Lupakan Gelar Juara Liga Inggris!

Para pemain MU harus menghadapi jadwal pemadatan Liga Inggris. Awas Cidera. (manchestereveningnews.co.uk)

MURIANEWS, Kudus- Secara matematis, peluang Manchester United untuk meraih gelar juara Liga Inggris memang masih terbuka. Namun peluangnya harus diakui sangat tipis, dan jauh dibanding peluang Manchester City, tetanga mereka yang ‘berisik’.

Melihat peluangnya, sepertinya MU mulai harus berfikir lebih rasional untuk lebih fokus ke final Liga Europa melawan Villareal. Pasalnya, ketika harus mimikirkan Liga, MU malah menghadapi persoalan kesiapan para pemainnya.

Terakhir, dengan adanya pemadatan jadwal pertandingan, MU harus menjalani 4 pertandingan dalam sepekan. Situasi ini membuat para pemainnya berada dalam posisi rentan menghadapi badai cidera.

Alih-alih mengguber gelar Liga Inggris yang tidak jelas bagi mereka, pilihan terbaik MU adalah fokus menghadapi final Liga Europa yang pasti bisa menghasilkan gelar. Sehingga sedikit banyak MU harus menghemat stok pemain mereka.

Terakhir, MU sudah harus kehilangan sosok sentral Harry Maguiere. Pemain ini mengalami cidera saat menghadapi Aston Villa. Selanjutnya pada saat MU Vs Leicester Rabu (12/5/2021) dinihari WIB, Maguiere harus menepi.

Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer tampaknya juga sudah mulai memutuskan ‘mengibarkan bendera putih’ untuk perburuan gelar juara liga Inggris. Sinyal itu muncul, setelah dirinya memutuskan untuk membawa pemain-pemain muda untuk menghadapi Leicester.

Menjamu Leicester, Solskjaer diperkirakan akan melakukan rotasi pemain besar-besaran. Hal ini terlihat dari pemilihan pemain yang akan digunakannya dalam pertandingan itu. Solskjaer diketahui melibatkan pemain-pemain muda dari akademi MU.

Setidaknya ada empat pemain muda yang dipanggil. Mereka adalah Amad Diallo, Shola Shoretire, Hannibal Mejbri dan Anthony Elanga. Solskjaer bahkan telah mengklarifikasi, bahwa pemain yang mencatat kemenangan di Villa dan kekalahan dari Roma, tidak akan bermain 90 menit melawan Leicester.

Nama-nama Aaron Wan-Bissaka, Luke Shaw, Fred, Paul Pogba, Bruno Fernandes, dan Mason Greenwood, adalah pemain-pemain yang tampil di dua pertandingan itu. Dari semua nama Fred adalah satu-satunya pemain yang menyelesaikan menyelesaikan 90 menit di dua pertandingan itu.

Sementara itu, Shola Shoretire, Hannibal Mejbri dan Anthony Elanga telah berlatih bersama tim utama United dalam lima bulan terakhir. Shoretire yang berusia 17 tahun, sudah melakukan debutnya melawan Newcastle pada Februari lalu.

Sedangkan Elanga yang berusia 19, telah masuk dalam daftar pemain pengganti MU meski sejauh ini masih belum bertanding. Semenyara Mejbri yang berusia 18 tahun menjalani momeny pertamanya bergabung dengan tim uyama MU.

Lalu Amad, yang sempat diturunkan di Liga Ueropa, merupakan bagian tim MU yang dibawa ke Villa Park tempo hari. Namun menjelang pertandingan pemain ini akhirnya hanya berada di tribun penonton, menyusul kebijakan yang dilakukan Ole Gunnar Solskjaer.

“Mereka (pemain muda) sedang dalam pertarungan, ya, pasti. Mereka ada di skuad tim utama, mereka berlatih bersama kami setiap hari, jadi saya akan berpikir bahwa beberapa pemain muda pasti akan tampil,” ujar Solskjaer.

“Namun apakah kesempatan itu akan datang di akhir atau awal pertandingan, saya belum tahu. Semua masih akan dilihat dari hasil latihan terakhir mereka,” tambahnya.

Jika United berhasil mengalahkan Leicester dan Liverpool di akhir pekan ini, maka jarak mereka dengan City akan tersisa empat poin saja. Namun hal itu harus dibarengi dengan kekalahan City dari New Castle. Namun jika City menang, maka upaya MU sia-sia.

“Saya berharap saya bisa mengatakan mari kita bermain penuh di semua pertandingan, tapi itu tidak mungkin. Itu bagian yang sulit bagi saya, mengetahui jika saya memainkan sebelas pemain inti ini pada hari Selasa dan kemudian lagi pada hari Kamis. Itu tidak mungkin, karena saya akan terlalu berisiko melukai mereka,” tegasnya.

Jika kemudian timbul kesan, MU mulai mengabaikan gelar Juara Liga Inggris, Solskjaer meminta agar jagan menyalahkan dirinya. Karena dalam hal ini, dirinya harus melakukan langkah prioritas.

“Berbicara tentang integritas di liga dan sebagainya, jangan salahkan saya ketika saya harus melakukan perubahan karena saya harus melakukannya. Tidak aman bagi mereka [para pemain] untuk memainkan keempatnya [pertandingan] jadi saya harus memprioritaskan,” tutupnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: manchestereveningnews.co.uk

Comments
Loading...