Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Otak Premanisme di Pasar Jepon Blora yang Viral Diburu Polisi, Lima Orang Jadi Tersangka

Para pelaku premanisme di Pasar Jepon Blora diamankan polisi. (MURIANEWS/Kontributor Blora)

MURIANEWS, Blora – Polisi telah menangkap lima orang pelaku dugaan premanisme dan pemerasan di Pasar Jepon, Blora, yang videonya sempat viral. Kelima pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, polisi juga tengah memburu satu pelaku lain yanag diketahui sebagai otak pemerasan kini menjadi buronan polisi.

Lima tersangka yakni Mujiyono alias Celeng, Suntoro alias Monyet, Kartiko alias Kokok, Agustinus, serta Ivan.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama mengungkapkan, kelima tersangka tersebut merupakan anggota ormas Pemuda Pancasila Blora.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, lima orang tersangka ini merupakan anggota Pemuda Pancasila yang sifatnya adalah oknum, karena tidak ada ormas yang melaksanakan kegiatan di luar hukum,” katanya, dalam jumpa pers, Selasa (11/5/2021).

Selain kelima tersangka, pihak kepolisian juga masih mengejar seorang pelaku yang saat ini berstatus sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang). “Lasno alias Ceplik, ini statusnya masih DPO,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka yang sudah tertangkap dijerat dengan Pasal 365 juncto Pasal 53 KUHP subsider Pasal 368 juncto Pasal 53 KUHP. “Ancaman pidananya 9 tahun penjara,” tegas Wiraga.

Terkait ditangkapnya para tersangka dugaan kasus percobaan pencurian yang disertai dengan kekerasan atau pemerasan, Wiraga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut ke para oknum yang melakukan pemerasan.

“Saya selaku Kapolres Blora mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap aksi premanisme, kami pada intinya berkomitmen tidak mentolerir segala kegiatan yang terkait premanisme,” katanya.

Baca: Pelaku Pemerasan Pedagang Pasar di Blora yang Viral Dibekuk Polisi

Kapolres juga meminta apabila masyarakat menemukan atau mengalami kejadian premanisme silakan segera melapor kepada kepolisian terdekat. “kami akan segera tindaklanjuti seperti halnya yang terjadi dan kita tangani sekarang ini,” lanjutnya.

Sebelumnya, beredar video aksi premanisme yang terjadi di Pasar Jepon, Blora, pada Kamis (6/5/2021) pagi. Dalam video tersebut, aksi premanisme ditujukan kepada ibu-ibu pedagang. Bahkan, ibu-ibu tersebut sempat berteriak meminta pertolongan.

 

Kontributor Blora
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...