Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid Usai Lebaran, Ganjar Perintahkan Rumah Sakit buka Lagi ICU Isolasi

Gubernur Ganjar Pranowo saat meninjau pos penyekatan mudik di perbatsan Jateng-DIY di Temanggung. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Temanggung – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan seluruh rumah sakit di Jawa Tengah untuk kembali membuka ICU dan tempat tidur isolasinya yang sebelumnya banyak yang sudah ditutup. Ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus usai Lebaran 2021.

Ini dikatakan Ganjar di sela-sela melakukan pemantauan penyekatan mudik di rest area tol Kledung, Temanggung, Senin (10/5/2021).

“Saya sudah perintahkan seluruh rumah sakit yang dulu dipakai untuk isolasi, tempat tidur isolasi maupun tempat tidur di ICU ya itu mesti disiapkan,” katanya.

Semua daerah di Jateng juga diminta untuk mentiapkan tempat isolasi terpusat. Daerah seperti yang telah dilakukan di Banyumas dan Solo. Di dua daerah ini juga mengeluarkan kebijakan pemudik wajib diisolasi di tempat isolasi terpusat tersebut.

“Saya terima kasih teman-teman para bupati/wali kota, kades yang membuat tempat isolasi-isolasi khusus. Banyumas sama Solo, membuat aturan pokoke begitu (pemudik) nyampe isolasi lima hari, itu bagus,” ujarnya.

Ganjar menegaskan persiapan-persiapan seperti ini harus segera dilakukan. Tidak ada yang boleh lengah, meski tren kasus Covid-19 di Jawa Tengah saat ini sedang menurun.

“Maka tempat isolasi kita siapkan, kita enggak boleh lengah karena trennya setiap kali liburan pasti naik,” tegasnya.

Baca: Ruang Isolasi Covid-19 Dua Rumah Sakit Rujukan di Kudus Mulai Lega

Hari ini Ganjar melakukan pengecekan penyekatan arus mudik di perbatasan Jateng-DIY tepatnya di Jembatan Krasak, Salam, Magelang dan Rest Area Kledung, Temanggung.

Di Perbatasan Jateng-DIY itu, Ganjar mendapat laporan dari petugas di lokasi bahwa terjadi penurunan kendaraan pemudik yang signifikan dibandingkan sebelum 6 Mei 2021. Namun, masih ditemukan sejumlah kendaraan berpelat luar Jawa Tengah.

Hal serupa juga terjadi di Rest Area Kledung, Temanggung. Saat Ganjar datang, petugas kepolisian tampak sedang memutar balik sejumlah kendaraan berpelat B.

Ganjar menyebut, dari hasil pengecekannya selama beberapa hari, baik di perbatasan wilayah Utara, Selatan hingga hari ini di perbatasan Jateng-DIY seluruhnya terjadi penurunan.

“Sampai tanggal 5 itu masih ada peningkatan orang pulang, tapi begitu tanggal 6 datanya drop turun, jadi artinya taat lah masyarakat,” katanya.

Sementara, berdasarkan data aplikasi Jogo Tonggo saat ini tercatat 8 persen atau sekitar 12 ribuan. Sedangkan dari Dinas Perhubungan, tercatat ada kedatangan sekitar 641ribu pemudik.

“Maka kami mencoba membandingkan dengan tahun lalu yang kurang lebih sejutaan. Nah mudah-mudahan semuanya sehat lah. Kita masih akan pantau terus, wabil khusus yang tempat-tempat pariwisata, karena kemungkinan mereka masih ada yang akan membuka tempat wisata,” pungkasnya.

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...