Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pengemudi VW yang Terobos Penyekatan Pemudik Hingga Tabrak Polisi Ternyata Anak Pengusaha Kaya di Klaten

Petugas berusaha menghentikan mobil yang menerobos penyekatan hingga menabrak petugas di klaten. (Tangkap Layar Video)

MURIANEWS, Klaten – Fakta baru terungkap dari pengemudi mobil VW berwarna kuning yang menerobos penyekatan pemudik hingga menabrak seorang anggota polisi di Prambanan, Klaten. Selain mobil mewah yang dikendarai, pengemudi ternyata anak pengusaha tajir di Klaten Utara.

Dikutip dari Solopos.com, Anak Baru Gede (ABG) yang mengemudikan VW warna kuning itu berinisial AAD. ABG ini merupakan salah satu anak orang tajir di Klaten Utara. Saat disambangi di rumahnya di Gergunung, Klaten Utara, orang tua AAD sudah beraktivitas ke luar rumah.

“Bapak sama ibu sudah keluar rumah. Kalau saya tidak tahu persis kejadian itu. Untuk mobil VW warna kuning itu sudah lama dibeli. Pelat nomornya memang dari Jakarta,” kata seorang asisten rumah tangga (ART) di rumah milik orang tua AAD, M, Senin (10/5/2021).

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Kelurahan Gergunung, Heri Widada, mengaku turut prihatin dengan kejadian yang menimpa salah seorang warganya.

“Anak itu memang anak orang tajir di kelurahan sini. Mobil di rumahnya banyak. Melalui kejadian itu, kami hanya berharap, orang tua betul-betul ketat dalam mengawasi anak-anaknya. Itu untuk keselamatan anak dan masyarakat umum,” katanya.

Informasi data kendaraan dan pajak kendaraan bermotor mobil VW warna kuning yang dikemudikan AAD, 16, sempat menyebar di berbagai media sosial (medsos). Mobil VW warna kuning yang dikemudikan AAD, berjenis Beetle 1,24 x 2 AT.

Mobil model sedan keluaran tahun 2013 dan berpelat nomor B 2318 STB menggunakan bahan bakar bensin dengan silinder 1.197 cc. Masa berlaku STNK tersebut, yakni 8-11-2023. Nilai jual mobil VW itu, Rp212 juta. Status nopol VW, yakni sudah dijual.

Saat ditanya ke Satlantas Polres Klaten terkait kebenaran informasi itu, Kasatlantas Polres Klaten, AKP Abipraya Guntur Sulastiasto, menyatakan masih ingin mengecek terlebih dahulu. Hal itu termasuk apakah pemilik membeli mobil dengan second atau membeli baru.

“Kami akan cek terlebih dahulu,” kata AKP Abipraya Guntur Sulastiasto.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...