Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Turis Asing Masih Bisa Wisata di Karimunjawa, Hari Ini Lima WNA Menyeberang dari Pelabuhan Kartini Jepara

Beberapa WNA menaiki kapal Express Bahari 3F untuk berangkat ke Karimunjawa. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Objek wisata di Karimunjawa masih buka selama Lebaran Idulfitri 2021. Tidak hanya warga lokal, wisatwan asing juga masih bisa berwisata di sana.

Pantauan MURIANEWS, Senin (10/5/2021) pagi tadi, Kapal Expres Bahari 3F berangkat dari Pelabuhan Kartini pukul 09.30 WIB. Selain warga lokal, terpantau ada lima Warga Negara Asing (WNA) menuju Pulau Karimunjawa.

Mereka sempat tertahan di pelabuhan beberapa saat sebelum keberangkatan. Sebab, petugas mewajibkan seluruh penumpang kapal, yang bukan warga lokal Karimunjawa, untuk menjalani tes swab.

Jefri, Kepala Cabang Express Bahari 3F Jepara menjelaskan, kelima WNA tersebut mengaku telah memiliki surat tes antibody. Namun, karena kebijakan pelabuhan mengharuskan tes swab, mereka harus mengikuti aturan.

“Tadi mereka tidak mau swab. Katanya takut. Tapi aturannya kan, semua penumpang kecuali warga Karimunjawa dan Jepara, wajib tes swab. Mereka mau wisata,” jelas Jefri.

Jefri mengatakan, hari ini merupakan jadwal keberangkatan kapal Express Bahari 3F menuju Karimunjawa sebelum Lebaran. Kemudian, kapal baru akan kembali dari Karimunjawa menuju Jepara pada Rabu mendatang.

Pihaknya menyebut, pada keberangkatan terakhir ini, jumlah penumpang hanya 167 orang. Kecuali lima WNA itu, seluruhnya adalah warga Karimunjawa.

Baca: Wisata Karimunjawa Tetap Buka Saat Lebaran, Trip Kapal Bisa Ditambah

Kelima WNA tersebut mengaku bekerja di perusahaan-perusahaan di dalam Jepara. Mereka bahkan telah lama tinggal di Kota Ukir.

Selama Ramadan dan musim mudik ini, kata Jefri, jumlah penumpang tak pernah mencapai 50 persen dari kapasitas kapal. Wisatawan luar daerah atau luar negeri pun hampir tidak ada. “Penumpang sedikit sekali. Paling-paling cuma 100 sampai 150 orang,” ujar dia.

Sementara itu, Nor Soleh, Camat Karimunjawa mengungkapkan, jumlah pemudik yang pulang ke Karimunjawa tidak banyak. Hanya ada beberapa orang yang datang dari Bandung dan Jakarta. Saat masuk Karimunjawa, mereka langsung dites swab dan hasilnya negatif.

“Pemudik tidak seberapa banyak. Istilahnya orang belanja balik pulang lagi,” terang dia.

Pihaknya menambahkan, seluruh penumpang yang mendarat di Karimunjawa langsung diarahkan ke Puskesmas untuk langsung di-swab.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...