Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Madrid Vs Sevilla Imbang 2-2, Juara Liga Spanyol Masih Tetap Belum Jelas

Hands ball Militao (marca.com/EFE)

MURIANEWS, Seville- Tim Real Madrid gagal memanfaatkan kesempatan untuk bisa menguasai pimpinan klasemen Liga Spanyol. Mereka hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menjamu Sevilla di Stadion Alfredo De Stefano, Valdebebas, Senin (10/5/2021) dinihari WIB tadi.

Sebenarnya Madrid mendapatkan kesempatan besar untuk bisa ‘ngegass’ mendekati gelar juara LaLiga Spanyol. Hal ini tidak lepas dari hasil imbang yang terjadi antara Barcelona Vs Atletico Madrid, Sabtu (8/5/2021) malam lalu. Namun nyatanya mereka gagal menjinakan Sevilla, bahkan di kandang mereka sendiri.

Dengan hasil-hasil pertandingan di pekan ke-35 ini, siapa yang akan menjadi juara LaLiga Spanyol masih belum jelas hingga saat ini. Penentuan juara masih akan ditentukan dari hasil pertandingan sisa yang akan dijalani tim-tim kandidat juara.

Namun demikian, saat ini Atletico Madrid yang kembali mendapatkan peluang paling besar. Degan nilai 77 mereka tetap berada di atas, sementara Madrid dan Barcelona menguntit mereka dengan poin sama, 75.

Pertandingan Madrid Vs Sevilla berlangsung dengan ketat. Madrid yang menginginkan kemenangan mencoba menekan tuan rumah. Namun dengan situasi yang tengah terjadi di tim ini, membuat upaya itu mengalami kendala.

Sevilla bahkan mampu mencuri gol pada menit ke-22 melalui tendangan Fernando. Skore berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Sevilla. Kedua tim kemudian silih berganti mencoba mengancam, namun tidak ada gol tercipta.

Real Madrid baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-67 melalui gol Marco Assensio. Gol ini membuat tensi pertandingan menjadi lebih ketat. Kedua tim sama-sama mencoba melakukan tekanan ke pertahanan lawannya.

Pada sebuah momen, terjadi duel udara di depan gawang Madrid, sekitar menit ke-75. Luncuran bola mengarah pada tangan Diego Militao, hingga akhirnya membuat wasit memutuskan melihat VAR, dan memutuskan tendangan pinalti.

Ivan Rakitic mengambil tendangan penalty untuk timnya dengan sempurna. Curtois tertipu, dan harus memungut bola dari dalam gawangnya. Skorepun berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan tim tamu.

Sebelumnya, tendangan pinalti untuk Sevilla ini mendapatkan protes dari para pemain Madrid. Mungkin mereka menilai bola yang mengenai tangan Militao bukanlah kategori hands ball yang disengaja. Namun wasit tidak menggubrisnya.

Ketinggalan, membuat Madrid semakin bersikeras untuk bisa mengejar ketinggalan. Hasilnya mereka mendapatkan gol di masa injury time setelah Diego Carlos membuat gol bunuh diri pada menit ke-90+4. Skore ini tidak berubah sampai pertandingan dinyatakan selesai.

Pemain Madrid, Luca Modric menyatakan kekecewaannya dengan hasil ini. Menurutnya, Real Madrid sudah bermain bagus pada babak pertama dan kedua. Namun dari banyak peluang, tidak ada yang berbuah gol.

Modric juga menyatakan hukuman pinalti membuat timnya mengalami kerugian. Sevilla menurutnya tidak berhak mendapatkan pinalti. Madrid justru seharusnya mendapatkan hal itu di kesempatan pertama, saat pemain Sevilla melakukan hands ball.

“Kami kehilangan dua poin hari ini, kami melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan, kami bermain cukup baik, terutama babak kedua. Namun tidak ada gol yang bisa kami buat,” ujarnya usai pertandingan.

Saat timnya mendapatkan hukuman pinalti, timnya mulai mendapatkan masalah. Pinalti itu menurutnya juga mempengaruhi hasil yang didapat timnya kali ini.

“Akhirnya dalam permainan, di mana kami mendapat hadiah penalti. Saya tidak tahu apakah itu hands ball.Saya belum melihatnya, tetapi kami masih memiliki peluang sampai saat ini,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu dari kubu Sevilla, Ivan Rakitic menyatakan timnya sudah memberikan yang terbaik pada pertandingan ini. Termasuk soal pinalti untuk timnya, Rakitic menegaskan jika hal itu memang harus diberikan pada timnya.

“Mereka bermai lebih baik di babak kedua. Kami telah berjuang. Kami telah melihat dua tim terbaik di Liga dan itu adalah tujuan kami. Untuk menjadi yang terbaik,”ujarnya usai pertandingan.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: marca.com

Comments
Loading...