Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Dasar Jago Diving, Bekas Klub-pun Tetap Coba ‘Dikerjai’ Luis Suarez

 

Luis Suarez berniat ‘mengerjai’ Barcelona. Stegen menhardiknya. (yahooberita/yahoo.com)

MURIANEWS, Jakarta- Luis Suarez selama ini memang dikenal sebagai pemain berbahaya di depan gawang. Naluri golnya luar biasa, namun juga memiliki ‘ketrampilan’ melakukan diving.

Pertandingan Barcelona Vs Atletico Madrid, Sabtu (8/5/2021) malam WIB, yang berkesudahan 0-0, juga diwarnai aksi Suarez yang satu ini. Penyerang ini mencoba ‘mengerjai’ bekas klub-nya Barcelona dengan melakukan aksi diving.

Suarez sejak musim ini memang berseragam Atletico Madrid, dan berhadapan dengan Barcelona yang sempat melambungkan namanya. Sebagai profesional tentu saja ia ingin memenangkan klub yang dibelanya.

Sebuah insiden sempat terjadi di babak pertama pertandingan ini. Kejadian ini melibatkan Suarez dan kiper Barcelona Marc Andre-Ter Stegen.

Saat itu keduanya terlibat perebutan bola di petak pinalti Barcelona. Kiper asal Jerman itu berhasil menyentuh bola di depan Suarez dan menepisnya.

Usaha Stegen memang mengenai sedikit bagian kepala Suarez. Reaksi Suarez terlihat diluar dugaan.
Dasar hobby diving, Suarez langsung menjatuhkan badan dan seolah-olah merasakan kesakitan.

Aksi ‘drama’ ini diarahkan agar wasit terpengaruh dan memberikan pinalti. Melihat aksi Suarez, dalam tayangan ulang Stegen tampak meneriaki mantan setimnya itu. “Hei, Luis,” hardik Stegen. Mantan rekannya ini tampak sedikit kesal.

Suarez pun menarik wasit dan menanyakan soal pelanggaran. Namun wasit tidak memperdulikan keinginan Suarez.

Ter Stegen sendiri pada pertandingan tersebut bisa dikatakan menjadi bintang timnya. Kiper asal Jerman ini sedikitnya mampu menganggalkan 4 peluang emas Atletico. Diantaranya tentu saja tendangan Suarez.

Luis Suarez menjadi bagian penting Barcelona dimasa lalu. Bersama Messi dan Neymar Jr yang pindah ke PSG, mereka pernah membentuk Trio MSN.

Trio MSN (Messi-Suarez-Neymar) bahkan dikenal sebagai trisula paling mematikan di Eropa. Mereka menciptakan ratusan gol selama bermain bersama Barcelona.

Hasil imbang 0-0 di pertandingan itu, jelas mengecewakan Suarez maupun Stegen. Sebab dengan demikian, mereka malah memberi keuntungan bagi Madrid dalam perebutan gelar juara.

Meski demikian, usai laga Suarez dan mantan rekan setimnya tampak akrab. Mereka saling peluk, dan melepas kekarabpan, setelah tidak lagi bersama. Duh ada-ada saja.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: yahoo.com

 

Comments
Loading...